Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Personel gabungan Polres Konawe dan Polsek jajaran mengamanakan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh “Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Bersatu” di Kantor BKKBN Kab. Konawe, Kantor Kejari Konawe dan Mako Polres Konawe, Rabu (29/7/2020).

Aksi unras tersebut dilakukan terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaaan anggaran pembinaan program KB bagi masyarakat oleh kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD dan dana Integrasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan program pembangunan lainnya di kampung KB yang bernilai miliaran rupiah.

Setelah berorasi di Kantor BKKBN Kab. Konawe, Ilham Kiling selaku korlap mengarahkan massanya untuk menuju ke Kantor Kejaksaan Negeri Konawe lalu melakukan orasi dengan tuntutan memnitan Kejaksaan Negeri Konawe untuk sgera menetapkan tersangka terkait kasusu tersebut serta meminta untuk melakukan penyelidikan dan memanggil Kepala Dinas dan Bendahara BKKBN Kab. Konawe.

Sekitar pukul 10.00 wita massa menuju ke Mako Polres Konawe namun tidak melakukan orasi tetapi langsung di mediasi oleh Kasat Reskrim Polres Konawe Iptu Husni Abda, SIK untuk membahas sudah sejauh mana proses dugaan penyalahgunaan anggaran pembinaan program KB di Kantor BKKBN Kab. Konawe.

Kasat Reskrim Polres Konawe menjelaskan “Kasus ini kita masih mengumpulkan alat bukti, kami sudah turun ke di Kecamatan untuk mengambil keterangan saksi,”jelas Iptu Husni Abda.

Ilham Kiling selaku perwakilan “Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Bersatu” mengatakan “Kasus ini kita harap secepatnya diselesaikan dan kasus ini bukan hanya teman-teman mahasiswa yang tau tetapi sudah dengan masyarakat”katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here