Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersatu (AMB) memaksa mundur dengan massa aksi yang tidak setuju dan menolak atau kontra terhadap investasi yang dilakukan PT. Multi Bumi Sejahtera (MBS).

Massa aksi yang pro dengan aktifitas PT. Multi Bumi Sejahtera (MBS) adalah Konsorsium Lepham Indonesia, DPD LSM Lira Kab. Konawe, DPC Projamin Kab. Konawe, Al – Surat, GMPK Konawe dan Suara Rakyat dengan jumlah massa 30 orang.

Massa aksi tersebut melakukan aksinya di Kantor DPRD Kab. Konawe pada, Senin (20/7/2020) pukul 0p9.30 wita.

Konsorsium Lepham Indonesia, DPD LSM Lira Kab. Konawe, DPC Projamin Kab. Konawe, Al – Surat, GMPK Konawe yang kontra dengan perusahaan tersebut melakukan aksi pertamnya di depan Kantor Bupati Konawe namun tidak ada pihak Pemda Konawe yang menemui massa aksi selanjutnya menuju ke Kantor DPRD Kab. Konawe yang diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Kab. Konawe Rusdianto, S.E., M.M..

Dalam orasinya di depan Kantor DPRD Konawe menuntut agar Polres Konawe segera menyelidiki dan menyidik direktur PT. Multi Bumi Sejahtera yang telah menggunakan jalan ruas Kabupaten Amonggedo – Pondidaha dan Jalan Nasional. Meminta DPRD Kab. Konawe untuk sidak kelapangan mengecek jalan Kabupaten dan jalan Nasional, sekaligus rapat dengar pendapat terhadap instansi terkait.

Selanjutnya pada Jam 10.47 Wita Massa aksi bergeser menuju Kantor Polres Konawe dan langsung diterima di Aula Bagops Polres Konawe oleh Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto, S.I.K., didampingi oleh Kasat Lantas Polres Konawe AKP Sri Endang Ningsih, S.H., S.I.K., beserta perwira Polres Konawe untuk melakukan pertemuan terkait tuntutan massa aksi. Adapun hasil dari pertemuan tersebut yaitu :

1).Bahwa terkait aspirasi massa aksi akan segera ditindak lanjuti serta apabila dilapangan ditemukan adanya unsur – unsur yang belum terpenuhi agar segera memenuhi unsur – unsur tersebut.

2).Bahwa terkait aspirasi massa aksi telah dilakukan rapat koordinasi di tingkat provinsi beserta instansi terkait mengenai penggunaan jalan umum oleh semua perusahaan yang berada di provinsi Sultra dan sementara akan dibentuk tim perumusan terkait masalah tersebut untuk diteruskan ke Gubernur Sultra.

Dalam kesempatan itu, Kabag Ops Polres Konawe Kompol Amran Ladianto yang memimpin kegiatan pengamanan mengatakan “Setelah mendengarkan tanggapan oleh Kapolres Konawe, pada jam 11.50 wita massa aksi membubarkan diri dengan tertib, semua kegiatan aksi hari ini berjalan aman dan lancar,”katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here