Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Nasib tiga orang Karyawan PT. Gangking Raya atas nama Baso (18), Ardi (20) dan Rudi (22) meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas terbaliknya alat berat Milik PT.Gangking Raya, Jum,at (3/1/2020) pukul 20.10 wita.

Kapolsek Bondoala Ipda Satria Madangkara, S.Tr.K melalui Kasi Humas Aipda La Umar mengatakan “Pihak kontraktor yang melaksanakan pekerjaan jalan di Desa Lalonggaluku Kec. Bondoala Kab. Konawe telah rampung sehingga pihak kontraktor PT.Gangking Raya hendak mengembalikan alat berat yang digunakan pemadatan aspal tahap akhir,”katanya saat dikonfirmasi melalui saluran Handpone.

Sumber lain menyebutkan bahwa ketika hendak dinaikan alat berat tersebut 9TR) keatas terontong, operator alat berat (TR) tersebut tidak berada ditempat sehingga atas inisiatif sendiri sopir terontong an.Rudi membunyikan alat berat (TR) itu sementara saksi saksi dan korban lainnya berada di atas alat berat (TR).

Setelah alat berat bunyi kemudian Rudi mengemudikan dan hendak memutar tiba-tiba alat tersebut mati mesinnya dan rem tidak berfungsi sehingga tanpa diduga-duga alat tanpa terkontrol maju dan terbalik ke jurang lalu menindis korban dan meninggal dunia, sementara kedua orang saksi atas nama Amir (20) dan Ardi (35) yang berada diatas alat berat selamat.

Selain mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk VER, tindakan lain yang dilakukan oleh Polsek Bondoala adalah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Unit Lalulintas Polsek Sampara

Menurut saksi, kami duga bahwa sdr. RUDI tidak menguasai alat dengan baik sehingga menimbulkan kejadian seperti in,”tutur Amir yang juga Karyawan PT. Gangking Raya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here