Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Diduga terjadi pungli di perusahaan PT. VDNI morosi saat perekrutan karyawan maka aksi unjuk rasa yang menamakan dirinya “Aliansi Masyarakat Bersatu Peduli Buruh Kab. Konawe” kembali menyuarakan keinginannya tepatnya di Desa Mendikonu Kec. Morosi Kab. Konawe, Senin (5/8/2019) pukul 10.00 wita.

Massa dalam aksi ini berjumlah 20 orang yang dokordini oleh Asrim (Kec. Sampara), Saprul S.Pd. (Kec. Morosi), Hasmudin (Kec. Bondoala), Risal (Kec. Soropia ) dengan menggunakan mobil pick up yang mengangkut Soundsystem sebanyak 2 Unit dan roda 2 sebanyak 6 unit.

Ditengah kegiatan aksi tersebut sempat terjadi pemalangan jalan terhadap seluruh kendaraan pengangkut material yang mengarah kedalam perusahaan PT. VDNI serta melakukan pembakaran ban dipinggir jalan Poros Desa Mendikonu Kec. Morosi Kab. Konawe.

Dalam tuntutan pengunjuk rasa yaitu mendesak pihak perusahaan agar segera memecat Anto Erjanto selaku HRD PT. VDNI karena dianggap tidak mampu menjawab persoalan isu mengenai maraknya pungli pada setiap perekrutan karyawan dan karyawati dilingkungan masyarakat dan mendesak pihak perusahaan acar segera mengganti HRD dengan Putra Daerah Kabupaten Konawe karena masih banyak putra daerah yang memiliki SDM yang mempuni dan dianggap mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dijabatan tersebut.

Kapolsek Bondoala Ipda Satria Madangkara, S.Trk mengatakan “ Kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan sampai adanya realisasi terkait dari tuntutan massa, namun Polsek Bondoala dan Polsek gabungan tetap akan mengawal dan mengamankan unras serta monitoring sehingga kegiatan berlangsung dengan aman,”katanya melalui via Handpone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here