Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Dalam aksi unras yang menamakan dirinya sebagai anti Korupsi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Konawe mendapatkan pengamanan yang ketat oleh personel Polsek Wawotobi.

Aksi unras ini dilaklsanakan di depan Kampus Universitas Lakidende Unaaha, Senin (25/11/2019).

Setelah berorasi di depan Kampus Universitas Lakidende Unaaha, peserta aksi unras langsung menuju ke Kantor DPRD Konawe, Kantor Bupati Konawe dan Kantor BKD dan Diklat Kab. Konawe dengan menggunakan satu unit roda empat yang dilengkapi Saund System dan kendaraan bermotor sebanyak 5 unit, dengan massa sebanyak 10 Orang.

Saat berorasi di Kantor DPRD Konawe, Kantor Bupati Konawe dan Kantor BKD dan Diklat peserta unras mendapatkan pengamanan dari Polsek Unaaha dan Polres Konawe.

Korlap aksi unras ini dalam orasinya mengatakan agar “Bupati Konawe untuk bertanggung jawab terkait adanya dugaan praktik-praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemda Konawe khususnya di BKD Konawe, agar Polres Konawe untuk segera memeriksa oknum kepala BKD dan Kepala Bidang Mutasi BKD Konawe dan segera melakukan penyelidikan terkait persoalan ini dan KPK RI untuk turun dan melakukan investigasi terkait praktik korupsi dan jual beli jabatan di Kab. Konawe,”kata Ilham Kiling dalam orasinya.

Dalam aksi ini berlangsung dengan aman, terib dan lancar karena sebelum aksi dilaksanakan Polsek Wawotobi sudah mennghimbau lebih awal agar dalam melaksanakan aksi tidak boleh anarkis dan disilahkan untuk menyampaikan pernyataan sikapnya kepada Instansi yang bersangkutanh.

Setelah berorasi di Kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Pendidikan dan Latihan (BKD-Diklat) Kab. Konawe massa langsung membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here