Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Babibkamtibmas Polsek Sawa Brigadir Arman Wahab memberikan bimbingan terhadap siswa -siswi MAS Aliyah Bahrulq Hikmah Kokapi di Desa Wawoluri Kecamatan Motui kab. Konut, Selasa (30/4/2019).

Sekolah yang berbasis pendidikan Agama Islam ini, dua tahun terakir hanya memiliki seorang guru sekaligus merangkap sebagai Kepaka Sekolah.

Melihat sekolah yang kurang mendapatkan perhatian pendidikan yang maksimal, maka seorang Bhabinkamtibmas sebagai pembina keamanan dan ketertiban di wilayah itu dengan suka rela membantu sekolah tersebut dengan cara memberikan bimbingan belajar.

Ini merupakan bentuk kepedulian anggota Kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas Polsek Sawa terhadap siswa – siswi Madarasah Aliyah Swasta Bahrulq Hikmah Kokapi yang ada diwilayah hukum Polsek Sawa.

Saat Brigadir Arman wahab dikonfirnasi mengatakan bahwa “Dewan guru yang ada di sekaolah ini hanya memiliki 1 orang guru PNS sekaligus merangkap sebagai Kepala sekolah, ada guru honorer namun tidak maksimal mengajar sementara siswa-siswinay berjumlah 44 orang.

Atas kepedulian terhadap sekolah yang gurunya hanya 1 orang maka Brigadir Arman Wahab menghimbau kepada siswa-siswi di Sekolah itu agar mengikuti pelajaran dengan serius yang diberikan oleh gurunya sekalipun hanya 1 orang, kemudian ketika jam pelajaran sementara berlangsung agar siswa-siswi tidak berkeliaran diluar kelas.

Sementara itu Kepala Sekolah MAS Aliyah Barulq Hikmah, Andi Muis S.Pdi, menjelaskan “ Dengan jumlah siswa yang sudah mulai berkembang maka perlu ada penambahan guru namun kami masih akan melakukan rapat dengan para orang tua siswa dan berkoordinasi dengan Instansi terkait sehinga sekolah kami bisa mendapatkan bantuan tenaga pengajar,”katanya kepada Bhabinkamtibmas Polsek Sawa.

Dengan adanya bimbingan belajar dari Bhabinkamtibmas Polsek Sawa di sekolah ini tentu bisa manambah wawasan anak=anak kami berpikir secara luas demi kemajuan kami semua dan kami juga akan selalu berupaya untuk meningkatkan kemajuan sekolah kami,”ujarnya lagi.

Diketahui selain keterbatasan tenaga guru, staf, sarana dan prasarana lainnya, Ruang Kegiatan Belajar (RKB) 3 ruangan dan tidak memiliki ruang guru dan gedung penunjang lainya sehingga perlu mengharapkan perhatian dari pihak terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here