Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Dalam upaya menyelesaikan masalah yang terjadi dimasyarakat tidaklah semuanya harus melalui proses hukum yang harus berakhir dipengadilan.

Berdasarkan pertimbangan kearifan lokal baik itu secara etika, budaya, aspek hukum, analisa serta rasa keadilan yang ada dimasyarakat dapat diselesaikan dengan cara mufakat.

Salah satu fungsi yang ada dikepolisian yang dapat berperan membantu penyelesaian masalah dimasyarakat adalah Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Kepolisian yang bertugas membantu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat didesa binaannya.

Problem solving yang merupakan satu istilah yang selalu digunakan oleh bhabinkamtibmas dalam setiap menyelesaikan masalah yang ada dimasyarakat, seperti halnya Keributan rumah tangga, selisih paham dan lain-lain.

Sebagaimana yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pondidaha Brigadir Dewa Made Laksamadi yang telah menyelesaikan permasalahan antara sdri. Roslina dengan sdri. Amnah yang mana telah terjadi selisih paham antara keduanya sehingga menyebabkan penganiayaan ringan, namun segera dilerai oleh warga sekitar yang terjadi kemarin lalu di Desa Anahinunu Kec.Amonggedo Kab. Konawe. Minggu (10/3/2019)

Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, bhabinkamtibmas Polsek Pondidaha ini bersama perangkat Desa Anahinunu untuk melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak. Alhasil kedua belah pihak mencapai mufakat untuk berdamai yang kemudian dituangkan dalam Surat Pernyataan Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kapolsek Pondidaha Iptu Julak Sulohor,SH menjelaskan sudah menjadi tugas dan kewajiban Bhabinkamtibmas untuk melakukan giat problem solving dengan memediasi setiap permasalahan yang terjadi di desa binaannya dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif”. Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here