Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Sebagai perwakilan Pihak Kepolisian di setiap Desa / Kelurahan, Bhabinkamtibmas dituntut selalu dekat dengan masyarakat dan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, tidak terkecuali dalam penyelesaian masalah yang terjadi terhadap warganya.

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Pondidaha Brigadir Yusuf yang telah mengikuti proses Penyelesaian Kasus secara adat di kediaman Sdr. Bagio Desa Pumbinisi Kec.Pondidaha kab.Konawe, Jumat (20/9/2019) pukul 17.00 Wita.

Permasalahan tersebut terkait perbuatan tidak menyenangkan (fitnah) yang dilakukan oleh Lel. Yunus terhadap Per. Mifta Huljannah yang diselesaikan dengan secara adat Tolaki dan diputuskan oleh Dewan Adat (Putobu)

Adapun hasil putusan secara adat, Lel. Yunus sebagai Pelaku dikenakan Denda (Peohala) 1 Pis Kaci dan uang sebanyak Rp. 2.500.000 (Dua juta lima ratus rupiah). Namun pihak korban menyumbangkan uang denda tersebut untuk pembangunan Masjid.

Permasalahan tersebut dinyatakan telah selesai secara adat. Pelaku bersama korban berdamai dan saling memaafkan yang disaksikan oleh pemerintah Desa, para tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Pada kesempatan tersebut Brigadir Yusuf menyatakan bahwa “Dengan mengedepankan kearifan lokal, maka tidak mesti suatu masalah / kasus harus diselesaikan di meja pengadilan,”ucapnya

\

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here