Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Bhabinkamtibmas Polsek Sampara Brigadir Syahrir memediasi dugaan kasus penghinaan yang dilakukan oleh sdri Dao (60) tahun terhadap sdri. Erfina (35) tahun.

Dugaan kasus penghinaan tersebut terjadi pada hari Jum’at tanggal 12 Februari 2021 sekira pukul 14.20 wita yang dilakukan oleh sdri. Dao di Desa Puuloro Kec. Sampara Kab. Konawe saat sdri. Erfina sedang menjemput anak perempuannya di rumah sdri. Dao yang juga mantan mertua dari sdri.Erfina.

Menurut sdri. Erfina, Saat saya bertemu mantan mertua saya dia langsung mendorong saya dan mengatakan “kamu keluar” lalu saya bilang saya tidak lama disini saya hanya menjemput anak saya. Kemudian dia memaki-maki saya dengan kata-kata kasar sehingga saya tersinggung,”tuturnya.

Atas peristiwa ini sdri. Erfina langsung melaporkan ke Kantor Kepolisian Sektor Sampara, atas laporanya itu Bhabinkamtibmas Polsek Sampara Brigadir Syahrir mengambil insiatif untuk mempertemukan kedua belah pihak agar permaslahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Kapolsek Sampara Iptu I Made Adi Iswanto, SH melalui Kasi Humas Polsek Sampara mengatakan “Tanggal 15 Februari 2021 Brigadir Syahrir melakukan upaya agar kedua belah pihak bisa berdamai yaitu dengan cara mempertemukan mereka di rumah Kepala Desa Puuloro,”kata Bripka Audi Tumewu.

Atas pertemuan kedua belah pihak Sdri. Dao mengakui kesalahannya apa yang telah dilakukannya terhadap sdri. Erfina dan kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

Kemudian sdri. Erfina telah memaafkan sdri. Dao, untuk menguatkan maka dibuatkan surat pernyataan kesepakatan damai lalu ditandatangan yang disaksikan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sampara Brigadir syahrir, keluarga kedua belah pihak dan unsur pemerintah Desa Puuloro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here