Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Peran Kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tapi juga di tuntut untuk mampu menyelesaikan permasalahan ditengah-tengah masyarakat. Salah satunya konflik sengketa tapal batas lahan kebun warga.

Kapolsek Pondidaha Iptu Julak Sulohor,SH bersama anggotanya berhasil melakukan mediasi terkait sengketa tapal batas lahan kebun masyarakat antara sdr. Bolo Saranani dengan sdri Naga di Desa Mumundowu Kec.Pondidaha Kab. Konawe, Kamis (14/2/2019)

Mediasi tersebut juga melibatkan pemerintah setempat dalam hal ini Kades Mumundowu Syarifuddin Saranani bersama perangkatnya.

Adapun hasil kesepakatan mediasi tersebut, kedua belah pihak berkesimpulan memberi tanda berupa 3 pohon durian sebagai tapal batas lahan kebun dengan pembagian 1 pohon durian milik sdr. Bolo Saranani dan 2 pohon durian milik sdri. Naga.

Setelah titik tapal batas disepakati, maka untuk memberikan kekuatan hukum langsung dibuatkan surat pernyataan kesepakatan kemudian masing-masing kedua belah pihak dan saksi-saksi membubuhkan tanda tangan dan diketahui oleh pemerintah Desa.

Menurut Kapolsek Pondidaha  “Untuk mengantisipasi terjadinya petensi konflik antar dua kubu terkait tapal batal lahan kebun, kami melakukan mediasi yang berlandaskan musyawarah dan kekeluargaan sehingga dapat menghasilkan kesepakatan yang terbaik,”tutur Iptu Iptu Julak Sulohor, SH.

“ Proses mediasi dapat berlangsung dengan aman dan kondusif tanpa pertikaian apapun dari kedua belah pihak,”ucap Kasi Humas Polsek Pondidaha Aipda Ashar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here