Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id –  Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Pemerhati Tambang Kec. Molawe Kab. Konawe Utara, melaksanakan aksi unjuk rasa di PT. Karya Murni Sejati (KMS) 27 di Desa Mandiodo Kec. Molawe Kab. Konut, Senin (25/02/2019).

Masa aksi menuntut ganti rugi lahan masyarakat yang telah diserobot dan pembayaran gaji karyawan yang belum dibayarkan oleh PT.KMS 27.

Di depan pos security, jendral lapangan Dedi Dermawan, Jevin dan Madan mereka berorasi secara bergantian, meminta pihak perusahaan PT. KMS 27 untuk segera menyahuti tuntutan mereka.

Untuk mengatisipasi agar  tidak terjadi hal – hal yang tidak di inginkan, Kapolsek Lasolo Ipda Reginald.Y.S, S.Tr.K, bersama anggotanya melaksanakan pengawalan dan pengamanan masa aksi yang menyampaikan tuntutannya terhadap pihak PT. KMS 27.

Setelah kurang lebih tiga puluh menit para orator menyampaikan tuntutannya, ahirnya pihak PT. KMS 27 menerima tuntutan mereka yang diwakili saudara Soni  Direktur PT. KMS 27 dan Iwan sebagai Humas PT. KMS 27 dengan jalan  musyawarah yang bertempat di PT. KMS 27.

Dari hasil musyawarah tersebut pihak PT. KMS 27 bersedia membayar lahan masyarakat sebanyak 3,5 Ha, sebesar Rp. 40.000.000 ( empat puluh juta rupiah)  perhektar pada hari Selasa tanggal 25 februari 2019, serta akan membayarkan gaji karyawan yang belum dibayarkan setelah pembayarkan ganti rugi lahan.

Menurut Kasi Humas Polsek Lasolo Bripka Ronald. Z “Setelah masa aksi mendapatkan penjelasan dari direktur PT. KMS 27 saudara Soni, masa aksi membubarkan diri dengan pengawalan pihak Kepolisian Sektor Lasolo,”tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here