Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Divisi Humas Polri menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan serta penanggulangan paham radikal dan tetorisme di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Lambuya Kab. Konawe dengan tema “Terorisme Adalah Musuh Kita Bersama”, Jum’at (22/10/2021) pukul 15.00 wita.

Kedatangan Tim Div Humas Polri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Lambuya disambut oleh Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso, SIK, Wakapolres Konawe Kompol Selam, S.Ag, Kapolsek Lambuya Iptu Asriadi, S.Sos dan Pimpinan Pesantren Al- Ikhlas Lambuya KH. Nandar Trijaya.

Dalam kesempatan itu Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso, SIK, mengucapkan selamat datang Tim Divisi Humas Polri di wilayah Hukum Polres Konawe dalam rangka melasksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan serta penanggulangan paham radikal dan tetorism.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantern Al-Ikhlas yang telah menyiapkan fasilitas untuk pelaksanakann sosialisasi tersebut hingga berlangsung dengan lancar.

Ketua Tim Divisi Humas Polri Kombes Pol. Drs. Sugeng dalam sambutanya mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka peliputan dan publikasi kegiatan kewilayahan Kontra Radikal Program Prioritas Kapolri kegiatan II Divhumas Mabes Polri.

“ sebagai orang pesantren, harus mampu menangkal paham radikalisme dan hindari orang yang mempropokasi dan mengadudomba yang berujung untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa,”ucap Kombes Pol. Drs. Sugeng.

Ia menjelaskan bahwa pesantren adalah tempat menimba ilmu pengetahuan dan pesantren adalah garda terdepan dalam menanggulangi paham-paham radikalisme.

Kemudian dalam menangkal paham radikalisme, Kombes Pol. Drs. Sugeng menegaskan kepada para santriawan santriwati agar bisa mencermati seperti media atau yang bersifat pertemuan hingga dapat mempengaruhi masyarakat untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.

Sementara itu Ust. M. Makmum Rasyid, S.Ud., M.Ag mengungkapkan bahwa disetiap wilayah yang tidak ada pesantrenya akan berpotensi perekrutan radikalisme dan terorisme.

“ Olerh karena itu didalam pesantren harus belajar yang dapat membuka wawasan yang luas untuk taat kepada agama, Negara dan pemerintah,” kata Ust. M. Makmum Rasyid, S.Ud., M.Ag .

Setelah Ust. M. Makmum Rasyid, S.Ud., M.Ag memberikan sosialisasi dan penyuluhan dilanjutkan dengan tanya jawab kemudian penyerahan secara simbolis Plakat dan bantuan dari Divhumas Polri kepada Pondok Pesantren Al-Ikhlas.

Adapun tim peliput dari Divis Humas Polri yaitu Kombes. Pol. Drs. Sugeng Hadi Sutrisno (Ketua Tim), Ust. Muhammad Makmum Rasyid, S.Ud, M.Ag, AKBP Erlan Munaji, SIK, M.Si (Kasubbag Opinev Ro Penmas Divhumas Polri), IPTU Muhammad Rizki Fajar, S.T.K. PENDA Ariyanto, PENDA Fitri Maria Simanjuntak, S.Kom,. BRIPDA Reza Jihada.A

Yang didampingi oleh Tim dari Dit Intelkam Polda Sultra AKBP Eko Selphanus. WN (Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Polda Sultra) dan IPDA Usman, SH

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Konawe AKBP Wasis santoso, SIK, Wakapolres Konawe Kompol Selam, S.Ag, S.H, Kasat Intelkam Polres Konawe IPTU Abdul Rakhman, S.Si, Kapolsek Lambuya IPTU Asriyadi, S.Sos, Kaurbinops Satintelkam IPDA Nuryoko, S.H., para Ustadz dan Ustadzah serta para santriwan dan santriwati dari Pondok Pesantren Al-Ikhlas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here