Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Dalam upaya menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi dikalanganan masyarakat tidaklah semuanya harus melalui proses hukum yang berakhir di meja hijau.

Namun suatu permasalahan itu dapat diselesaikan berdasarkan pertimbangan baik itu secara etika, budaya maupun aspek hukum sesuai kearifan lokal yang dilaksanakan dengan acara musyawarah dan mufakat.

Hal ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pondidaha Brigadir Dewa Made Laksamadi dengan melibatkan pemerintah Desa yang bertempat di kantor Desa Ulubenua Kec. Amonggedo Kab. Konawe, Ia telah menyelesaikan permasalahan selisih paham antara sdr. Jisman dengan sdr. I Wayan Sanuarta, Selasa sore (22/10/2019).

Selisih paham itu terjadi karena hewan ternak sapi milik sdr. Jisman yang mati akibat telah makan racun di lokasi areal persawahan milik sdr. I Wayan Sanuarta.

Setelah dilakukan musyawarah serta arahan dari Bhabinkamtibmas maupun pemerintah Desa, akhirnya kedua belah pihak yang berselisih mencapai mufakat untuk berdamai kemudian dituangkan dalam surat kesepakatan damai.

Kapolsek Pondidaha Ipda Ramlang, SH, MM melalui Kasi Humas Aipda Ashar, SH saat dikonfirmasi, menerangkan bahwa “Sudah menjadi tugas dan kewajiban Bhabinkamtibmas untuk melakukan kegiatan problem solving dengan memediasi setiap permasalahan yang terjadi di Desa binaannya,”terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here