Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Suasana di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Wawotobi, Kabupaten Konawe mendadak ramai pada Senin (8/10/2018) malam. Sejumlah warga dari Desa Uelawu, Kecamatan Konawe tampak ada di sana. Mereka hadir dalam rangka mengantar enam bocah dan remaja yang terlibat perkelahian.

Kepala Desa Uelawu, Slamet Lahasa bercerita, enam anak yang terlibat perkelahian itu ada yang masih duduk di bangku SD, SMP, juga SMA. Mereka diduga bertikai lantaran mabuk usai hirup lem fox..

“Belum ditahu apa masalahnya. Tapi mereka berkelahi setelah hirup lem. Dan orang tua yang anaknya dipukul, tidak terima dan melapor kepada kami sebagai aparat Desa,”jelas Slamet pada Selasa (9/10/2018).

Karena permasalahan tersebut tak kunjung selesai di tingkat musyawarah Desa, Salmet pun berinisiatif untuk membawa anak-anak itu ke Mapolsek Wawotobi yang masih membawahi wilayah hukum Kecamatan Konawe.

“Orang tua mereka setuju jika anak-anak ini diantar ke Polsek Wawotobi. Biar ada efek jera untuk mereka,” Pungkas Kades Uelawu.

Kapolsek Wawotobi, Iptu Rustan Dahlan memberi teguran kepada anak-anak yang terlibat perkelahian itu. Ia banyak menjelaskan betapa berbahayanya perbuatan menghirup lem yang kerap mereka lakukan.

“ Kami akan nginapkan dulu di sini. Orang tua mereka juga sudah sepakat. Biar ada efek jera. Nanti selanjutnya, para orang tua anak ini akan kita pertemukan lagi disini,”ucap Kapolsek Wawotobi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here