Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Ka SPK 2 dan tim Inafis Polres Konawe bersama Polsek Lambuya mendatangi TKP penemuan mayat a.n Arjuna bin Abd Rahim umur 16 tahun, di Desa Tetembumua Kec. Lambuya Kab. Konawe, Jum’at (3/5/2019) pukul 23.00 wita.

Kedatangan personel Kepolisian di TKP tersebut atas laporan warga a.n. Ramli ke Polsek Lambuya bahwa telah di temukan mayat didalam hutan di bawah pohon oleh saksi a.n. Amiruddin warga Desa Tetembomua, Kec. Lambuya Kab. Konawe.

Kronologis kejadinnya sekitar pukul 13.00 wita orang tua korban menyuruh korban untuk mengambil sapi yang diikat didalam kebun kelapa sawit milik korban, namun sekitar pukul 17.00 wita saat orang tua korban pulang kerumah, korban belum kembali di rumah.

Orang tua korban sudah cemas, lalu orang tua korban pergi ke kebun kepala sawit mencari korban namun korban tidak ada, kemudian orang tua tersebut menyuruh Amirudin untuk mencari korban bersama 7 orang lainnya selama hampir 4 jam.

Sekitar pukul 22.00 wita Amirudin bersama Ismail yang ikut mencari telah menemukan korban yang sementara tengkurap disamping pohon dengan kondisi sudah tidak bernyawa, lalu kelurga korban membawa korban di rumah duka di Desa tetembomua Kec. Lambuya Kab. Konawe.

“ Kejadian ini kami sudah melaporkan kepada keluarga korban, korban sudah di evakuasi oleh teman-teman bersama warga setempat di rumah korban,”ucap Ramli saat di Mako Polsek Lambuya.

Saksi Amiruddin menerangkan bahwa “ Penyebab kematian korban karena terjatuh dari pohon yang sementara menjerat burung sehingga mengakibatkan korban mengalami luka pada kepala bagian dahi, dada, perut, serta patah pada leher, pergelangan tangan dan lutut,”jelasnya.

Menurut Kasi Humas Polsek Lambuya Bripka Abd. Rahman “ Orang tua korban a.n. Abd. Rahim sudah mengihklaskan korban dan menolak untuk dilakukan Visum Et Refertum,”tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here