Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh sdr. Agus (suami) kepada sdri. Haerani (istri) telah diselesaikan secara kekeluargaan, Senin (18/2/2019).

Kasus tersebut terjadi di bulan Januri 2019, menurut sumber dari Humas Polsek Sawa kasus  ini terjadi karena sdr. Agus sering pulang larut malam dalam keadaan mabuk, namun tindakan sdr. Agus tidak diterima oleh sdri. Haerani sehingga sang istri ini menegur suaminya “kenapa sering pulang larut malam dalam keadaan mabuk”.

Teguran sang istri tidak diterima oleh sang suami malah Ia tersinggung dan terjadilah pertengkaran. Dalam pertengkaran tersebut sang suami langsung memegang leher sang istri dan mendorongnya lalu terjatuh.

Kejadian tersebut sdri. Haerani sebagai istri dari sdr. Agus tidak menerima tindakan suaminya, lalu sdri. Haerani melaporkan peristiwa ini kepada Kepala Desa Punggulahi Kec. Motui Kab. Konut.

Menyikapi laporan sdri. Haerani, Kepala Desa Punggulahi sdr. Jamal Hamid SE  langsung melakukan tindakan untuk menyelesaikan kasus yang dialaminya dengan cara memanggil keduanya untuk diberikan nasehat serta membuatkan surat pernyataan agar sdr. Agus tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Kasi Humas Polsek Sawa Aipda Amir Murtono saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Konawe menuturkan bahwa “ Permasalahan ini sudah diselesaikan oleh Kepala Desa Punggulahi, namun sdr. Agus masih sering melakukan atau mengulangi perbuatannya sehingga sdri .Haerani mengadukan ke Polsek Sawa,”tuturnya.

Kanit Reskrim Polsek Sawa Bripka Samsul S.Kom tidak mau membiarkan hal ini berlarut panjang yang akhirnya akan menjadi pertengkaran terus-menerus dalam membangun  rumah.

Dengan demikian maka Bripka Samsul S.Kom memanggil sdr. Agus dan sdri. Haerani untuk dipertemukan di Kantor Polsek Sawa sekaligus memediasi agar semua permasalahan KDRT yang sering dilakukan oleh sdr. Agus kepada istrinya jika dalam keadaan mabuk tidak dapat lagi terulang.

Setelah di lakukan pertemuan/mediasi Kanit Reskrim Polsek Sawa telah membuatkan surat pernyataan kepada sdr. Agus untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya dan disaksikan oleh Kepala Desa Punggulahi, orang tua Sdr. Agus dan sdri. Haerani, anggota Polsek Sawa dan tokoh masyarakat Desa Punggulahi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here