Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kapolres Konawe AKBP Muh. Nur Akbar, SH.,SIK.,MH memimpin apel gelar Oprasi Ketupat Anoa-2019, operasi tersebut akan digelar selama 13 hari mulai dini hari tanggal 29 mei 2019, sampai dengan hari Senin tanggal 10 juni 2019.


Untuk Oprasi Ketupat Anoa-2019 ini memiliki karateristik yang khas dibandingkan dengan oprasi di tahun-tahun sebelumnya.
Analisis dan evaluasi terhadap penyelengaraan operasi ketupat tahun 2018 mewujudkan tingkat keberhasilan yang sangat baik.

” Oprasi ketupat tahun 2019 akan di selenggarakan diseluruh Indonesia 34 polda dengan 11 polda prioritas, akan di gelar 2.448 pos pengamanan,764 pos pelayanan,174 pos terpadu,dan 12 lokasi check point sepeda motor,pada pusat aktifitas masyarakat, lokasi rawan ganguan kamtibmas, serta lokasi rawan ganguan keamana, keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalulintas,”kata Kapolres Konawe dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan dihadapan peserta apel gelar pasukan pada, Selasa (28/05/2019)

Hal tersebut di tandai dengan tidak adanya aksi serangan teror, dapat ditekannya ganguan kejahatan yang meresahkan masyarakat maupun aksi intoleransi dan kekerasan serta terpeliharanya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

“Saya memiliki keyakinan dan harapan bahwa keberhasilan yang telah di raih dalam Oprasi Ketupat Tahun 2018 akan dapat ditingkatkan di tahun 2019,”pungkas Kapolres Konawe.

Berbagai upaya cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Tahun 2019 juga telah di laksananan dengan baik. selain itu, berbagai infrastruktur pendukung juga telah dipersiapakan secara optimal oleh pemerintah.

Peserta apel gelar pasukan terdiri dari 1 pleton pama Polres Konawe, 1 pleton Sat Sabhara, 1 pleton Sat lantas, 1 pleton gabungan Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Res Narkoba, 1 pleton TNI, 1 pleton Dinas Perhubungan, 1 pleton Sat Pol PP, 1 pleton BPBD dan 1 pleton Senkom.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here