Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Buruknya pelayanan kesehatan dibeberapa puskesmas termasuk rumah sakit umum kabupaten Konawe Utara membuat Front Pemuda Konawe Utara menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara. Senin (13/08/2018).

Dalam penyampaian orasinya pengunjuk rasa mendesak DPRD dan Pemda Kabupaten Konawe Utara dalam hal ini dinas kesehatan untuk meninjau kembali kinerja kepala puskesmas Matandahi dan kepala puskesmas Bende Kecamatan Motui karna terindikasi tidak membayarkan honor tenaga medisnya yang berakibat kurang maksimalnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat serta mendesak DPRD dan pemerintah daerah untuk segera melakukan sidak di rumah sakit umum daerah konawe utara terhadap para dokter yang terindikasi sering melakukan diagnosa keliru (salah diagnosa) kepada pasien.

Di sela-sela orasinya pengunjuk rasa mengingatkan kepada pihak DPRD dan Pemda Kabupaten Konawe Utara untuk membentuk pansus terkait kegiatan PT. SPL (Sultra Prima Lestari) yang bergerak dibidang pengolahan buah kelapa sawit yang diduga tidak memiliki izin AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) dan segera menyelesaikan masalah pemilikan lahan yang sampai saat ini belum ada kejelasan

Ditemui setelah pimpin giat pengamanan unjuk rasa kapolsek asera Kompol Muhammad Basir menerangkan bahwa “giat pengamanan unjuk rasa yang dilaksanakan oleh personel Polri merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya didepan umum” ujar Kapolsek Asera.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here