Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Permasalahan antara PT. VDNI dan Kontraktor PT. Sinar Sulawesi Perkasa (SSP) menjadi bahan pembicaaran antara kedua perusahaan tersebut.

Masalahnya adalah kontrak kedua perusahaan terkait timbunan belum ada titik terangnya sehingga digelar pertemuan di Kantin PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) Morosi pada, Selasa (21/7/2020) pukul 10.30 wita.

Menurut Mr. Yin, dari pihak perusahaan saat ini untuk pemegang Kontrak Penimbunan yang berada di PT. VDNI dibatasi sebanyak 3 pemegang kontrak dan sudah mencukupi dari kontrak yang ada. Kemudian pihak perusahaan menawarkan kepada PT. SSP untuk bergabung kepada salah satu dari 3 pemilik kontrak yang ada (disubkontrakan).

Lalu bagaimana dengan pihak PT. SSP..?. Tidak menerima untuk gabung atau disubkontrakan dengan alasan harga yang diberikan berbeda dengan pemilik kontrak. PT. SSP berpendapat bahwa kenapa kontraktor lokal harus disubkontrakan dengan kontraktor dari luar.

Sehubungan dengan keterbatasan pihak Perusahaan untuk menjelaskan mengenai kontrak kerja sehingga pihak perusahaan akan menghadirkan Sdr. Darwin salah satu pihak yang mengetahui terkait kontrak kerja yang ada di PT. VDNI.

Oleh karena itu hasil pertemuan ini belum ada kesimpulannya maka pertemuan selanjutnya akan dilaksanakan berikutnya.

Dalam kesempatan itu Kapolsek Bondoala menghimbau menghimbau kepada Sdr. Saharuddin untuk tidak betindak diluar jalur hukum sambil menunggu pertemuan yang akan dilakukan,”imbuh Iptu Satria Madangkara, S.TrK.

Lanjut Iptu Satria Madangkara saat dikonfirmasi melalui whatsapp menuturkan bahwa hari ini Rabu (22/7/2020) akan dilaksanakan pertemuan selanjutnya sebagai lanjutan dari pertemuan atanggal 21 Juli 2020. Pertemuan ini akan menghasilkan kesimpulan untuk menjadi pedoman oleh perusahaan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Mr. Yin, HRD Ahmad Saikuzen SH, Anto Erjanto, Koordinator PAM Obvit Kompol Sarifuddin, Askam AKP Ilham, Kapolsek Bondoala Iptu Satria Madangkara S.,S.Tr.K. Kepala Desa Kapoiala Baru Sdr. Abd. Majid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here