Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Salah seorang karyawan PT. VDNI Morosi bernama Jiyuqi ditemukan oleh rekan kerjanya lelaki Marendong dalam keadaan meninggal dunia di salah satu Mess di lingkungan PT . VDNI Morosi.

Korban tersebut ditemukan di dalam Mess pada hari Jum’at tanggal 2 Agustus 2019 pukul 07.00 wita saat lelaki Marendong kembali ke Mess usai bekerja, saat itu lelaki Marendong telah melihat rekannya Jiyuqi sementara dalam posisi telengkup diatas ranjang sambil memegang perutnya.

Namun lelaki Marendong hanya mengira bahwa korban sedang tidur, sekitar pukul 08.00 wita lelaki Marendong telah selesai mandi dan langsung membangunkan korban untuk mengajak sarapan namun korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Saat itu juga Lelaki Marendong memanggil Mr.Wang Lei Lei (Safety smelter) dan dokter China dari perusahaan PT.VDNI untuk bersama-sama melihat korban.

Kepala Kepolisian Sektor Bondoala Ipda Satria Madangkara, S.TrK melalui Kepala Seksi Humas Polsek Bondoala mengatakan “ Adapun dugaan awal kematian korban berdasarkan pemeriksaan dokter China dari perusahaan PT.VDNI korban meninggal akibat sakit perut , serta hasil olah TKP ditemukan botol minuman keras merk Ice land yang menurut rekan korban jika sebelumnya korban mengkonsumsi minuman keras jenis ice land sebanyak 2 botol,”katanya.

Kasi Humas Polsek Bondoala menguraikan lagi bahwa rekan-rekan korban sering melihat korban jika setelah bekerja sering meminum minuman keras jenis arak maupun minuman beralkohol kemasan

Menurut sumber dari rekan kerjanaya korban meninggal karena sakit perut akibat mengkonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan dan untuk memastikan mayat korban di bawa ke Rumah Sakit Bateramas Kendari untuk dilakukan pemeriksaan lanjut.

“ Dari hasil pengamatan tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan ditubuh korban,”pungkas Kasi Humas Polsek Bondoala Aiptu La Umar saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pada Sabtu (3/8/2019).

Tindakan Kepolisian Sektor Bondoala yaitu melakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polres Konawe dan memeriksa saksi-saksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here