Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Seperti halnya ramadan tahun lalu, Operasi Ketupat yang akan dilaksanakan mulai H-7 hari raya Idul Fitri hingga H+7 juga fokus terhadap penerapan protokol kesehatan, dan pelarangan mudik.

Hal ini sesuai yang dikatakan Kasat Lantas Polres Konawe, AKP Sri Endang Fajar Ningsih, S.H.,S.I.K., saat ditemui, Senin 19 April 2021, bahwa masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan akan di disiplinkan di Operasi Ketupat.

“Setelah Operasi keselamatan yang dimulai 5-21 April, akan kita lanjutkan Operasi Ketupat sasarannya adalah masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, juga untuk mengimbau masyarakat agar tidak melaksanakan mudik,” jelasnya.

Dikatakannya operasi gabungan bersama TNI, dan instansi lainnya pihaknya akan menurunkan 70 personel di tiga titik pospam.

“Kami turunkan 70 personil untuk ditiga titik pospam, pos di Sampara, Unaaha, dan Lambuya. Masing-masing pos 20-30 personel,” bebernya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam berkendara, karena jika melihat trend dari tahun ketahun, kecelakaan meningkat saat mendekati lebaran.

“Menjelang ramadan kecelakaan fatalitas dalam seminggu 5-6 yang meninggal. Jadi kami imbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara utamanya menjelang lebaran dimana fatalitas meningkat, dan yang juga penting kelengkapan surat kendaraan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here