Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan di wilayah hukukm Polres Konawe maka Operasi Pekat Anoa-2019 masih terus dilaksanakan yang dimulai 23 Juli s/d 11 Agustus 2019.

Kegiatan Operasi Pekat Anoa-2019 pada hari kedua Rabu tanggal 24 Juli 2019 dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Konawe Iptu Rahmad Zam Zam.

Saat melaksanakan kegiatan Operasi tersebut telah menemukan seorang lelaki yang beralamat di Kel. Arombu Kec. Unaaha Kab. Konawe sedang menjual minuman tradisional jenis pengasi yang berisi 30 liter.

Tidak hanya seorang lelaki yang ditemukan sedang menjual pengasi tetapi ditemukan juga seorang perempuan di Kel Asinua Kec, Unaaha Kab. Konawe yang menjual minuman tradisional jenis pengasi sebanyak 7 (tujuh) baskom atau 125 liter.

Menurut Bripka Herry Matta selaku Karudalops “ Barang bukti minuman tradisional yang ditemukan dalam Operasi Pekat Anoa-20129 langsung kami amankan di Mako Polres Konawe karena minuman tersebut tidak memiliki izin resmi dari pihak berwenang,”tuturnya saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Konawe.

Setelah mengamankan barang bukti tersebut, kegiatan Operasi dilanjutkan di Kec. Wonggeduku dan melakukan pemeriksaan penjualan miras di Kios “ILHAM” namun dikios tersebut dilengkapi dengan surat izin dari pihak berwenang sehingga petugas Kepolisian menghimbau agar tidak menjual miras kepada anak-anak.

Dalam kesempatan itu sekitar pukul 21.00 wita tim Polres Konawe yang tergabung dalam kegiatan Operasi Pekat Anoa-2019 melanjutkan kegiatannya dengan menyambangi Hotel/Penginapan yang ada di Kec. Unaaha namun didalam Hotel/Penginapan tersebut tidak ditemukan pasangan yang melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan tidak ditemukan obat-obat terlarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here