Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Pemilik sapi sdr. Yanto umur 36 tahun asal Kel. Konawe Kec. Konawe Kab. Konawe mengadu ke Polsek Wawotobi atas terjadinya sapi yang mati yang diduga telah makan tumbuhan yang sudah terkontaminasi racun atau  hama, Jumat(22/2/2019).

Pada hari Rabu tangal 13 Pebruari 2019 sekira pukul 16.00 wita pemilik sapi telah melakukan pengecekkan dan  pencarian sapi yang disimpan di belakang rumahnya  namun sapi itu sudah tidak ada.

Setelah itu pemilik sapi  langsung mencari di kebun milik orang lain, tidak lama kemudian Ia menemukan sapinya sudah dalam keadaan mati.

Atas kejadian ini pemilik sapi melaporkan kepada pemerintah setempat dan di lakukan mediasi namun tidak  memenuhi kesepakatan sehingga  dilanjutkan ke Polsek Wawotobi.

Pengaduan tersebut diterima oleh Ka SPK 2 Polsek Wawotobi Bripka Kahar, saat sdr. Yanto mengadukan permasalahan ini ke Polsek Wawotobi Ia menceritakan kejadiannya kepada Ka. SPK 2.

 “ Satu ekor sapi betina telah mati di kebun sdri. Marlina umur 46 tahun, kebun itu terletak kel. Konawe Kec. Konawe, waktu saya pergi lihat sapi tersebut dalam keadaan berbusa mungkin akibat makan tumbuhan yang sudah terkontaminasi pupuk urea dan racun hama,”ucap yanto dihadapan Bripka Kahar.

Atas pengaduan tersebut tersebut Ka. SPK 2 Polsek Wawotobi  Bripka Kahar dan Bhabinkamtibmas Bripka Hermin mempertemukan kedua belah pihak pemilik sapi sdr.Yanto dan pemilik kebun sdri.Marlina dengan cara memberikan penjelasan dan mereka menyetujui dan sepakat atur damai secara kekeluargaan tanpa unsur paksaan dari siapapun juga, dengan di buatkan surat pernyataan dan disaksikan oleh keluarga masing-masing kedua belah pihak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here