Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Pengadilan Negeri Unaaha dalam “Sidang Keliling Pengadilan Negeri Unaaha di Kabupaten Konawe Utara” mengunjungi Mako Polsek Asera untuk menggelar sidang perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) setelah berkas perkaranya dinyatakan rampung dan siap untuk disidangkan, Jum’at (23/8/2019)

Dalam kegiatan sidang keliling yang dipimpin oleh wakil ketua Pengadilan Negeri Unaaha Agus Maksum Mulyohadi, SH, MH bersama Iin Fajrul Huda, SH., MH menyidangkan dua perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan terdakwa Hartini (37) dengan nomor berkas perkara NO. POL : BP/07/VIII/2019/Reskrim berdasaran Laporan Polisi NO.POL : LP/14/K/VII/2019/Sek Asera, tanggal 29 juli 2019 dan Ati Binti Hamasa (43) dengan nomor berkas perkara NO. POL : BP/08/VIII/2019/Reskrim berdasarkan Laporan Polisi NO. POL : LP/15/K/VIII/2019/Sek Asera, tanggal 9 agustus 2019

Kedua terdakwa yang disidangkan diduga melanggar Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 7 ayat (1), Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Utara No. 18 tahun 2012, tentang Retribusi izin penjualan minuman beralkohol.

Dalam kesempatan itu, Aipda Muh. Rais selaku penyidik pembantu dan bertindak selaku penuntut telah membacakan uraian singkat kejadian yang dilakukan oleh terdakwa per. Hartini dan per.Ati.

Uraian singkat kejadian yang dibacakan oleh Aipda Muh. Rasi secara saksama didengarkan oleh semua puhak yang tutur hadir dalam persidangan.

Setelah itu kemudian keterangan masing-masing terdakwa dan keterangan para saksi kemudian memperlihatkan barang bukti berupa beberapa dos minuman beralkohol dengan berbagai jenis dan merek dihadapan terdakwa dan saksi, maka Hakim menyatakan bahwa kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menjual atau mengedarkan minuman beralkohol tanpa dilengkapi izin dari pihak yang berwenang.

Dengan demikian mnaka Hakim menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa dengan pidana denda sejumlah Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah), dengan ketentuan apa bila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 5 (lima) hari serta menetapkan barang bukti berupa beberapa dos minuman beralkohol dengan berbagai jenis dan merek dirampas untuk dimusnahkan.

Kanit Reskrim Polsek Asera Ipda Imam Supardi, SH, MM menjelaskan bahwa minuman beralkohol atau miras yang dijadikan barang bukti dalam persidangan tindak pidana ringan (tipiring) merupakan hasil ” Operasi Pekat Anoa 2019 ” kemudian dilakukan penyitaan oleh Unit Reskrim Polsek Asera dari kedua terdakwa,”jelasnya.

Ipda Imam Supardi mengungkapkan lagi bahwa dirinya sekalu Kanit Reskrim polsek Asera merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ” Sidang Keliling Pengadilan Negeri Unaaha di Kabupaten Konawe Utara ” untuk mendapatkan kepastian hukum atas perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here