Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Konawe kembali menangkap tersangka pemerkosa anak di bawah umur, Selasa (20/8/2019) sekira pukul 10:00 Wita

Tersangka inisial NK alias K (19) warga Desa Tanggondipo Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe, tak bisa berkutik saat ditangkap oleh Tim Khusus (Timsus) Reskrim Polres Konawe.
Saat ditangkap, NK alias K sementara persiapan berangkat ke Makassar provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Kepolisian Resort Konawe AKBP Muhammad Nur Akbar, SH, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim Iptu Rachmat Zam Zam, SH saat dikonfirmasi membenarkan telah menangkap dan melakukan penahanan tersangka.

“Benar, Timsus Reskrim Polres Konawe berhasil menangkap tersangka,” kata Rachmat Zam Zam.

Didampingi Kasat Reskrim, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Konawe , Bripka Nursuhada menambahkan bahwa kasus ini terungkap setelah korban Bunga (7) melapor kepada orang tuanya.

Korban menyebut seseorang telah memasukkan alat kelaminnya ke dalam kemaluannya. Setelah itu, pelaku memasukkan lagi ke dalam mulutnya.

Mendengar laporan buah hatinya, orang tua korban langsung melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya tersebut ke Polres Konawe.

“Setelah kita menerima laporan, kita periksa saksi-saksi, Timsus langsung turun mencari dan menangkap pelaku,” kata Nursuhada.

Menurut Nursuhada, tersangka saat diperiksa mengakui perbuatan bejatnya tersebut. Dihadapan penyidik, tersangka menuturkan bahwa saat itu dirinya hendak buang air besar di salah satu WC masjid.

Saat itu, korban Bunga berada di dalam WC sedang buang air besar. Melihat kondisi lagi sepi, niat jahat tersangka mulai muncul.

Tersangka mulai melakukan aksinya, tersangka membuka celana dan memasukkan Mr P ke vagina korban. Namun karena korban mengeluh sakit, tersangka kemudian memindahkan Mr. P untuk kemudian dimasukkan ke mulut korban hingga sperma tersangka keluar.

“Kepada penyidik tersangka mengakui perbuatannya ini baru pertama kali dilakukan,” sebut Nursuhada.

Untuk diketahui, peristiwa pemerkosaan terhadap anak di bawah umur ini terjadi di Desa Tanggondipo Kecamatan Uepai Kab. Konawe pada Juni 2019, tepatnya pasca bencana banjir Konawe. Kasus ini sendiri baru dilaporkan oleh keluarga korban pada 10 Agustus 2019 ini.

Kini tersangka ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polres Konawe. Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 81 subsider pasal 82 UU No 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here