Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kepala Kepolisian Sektor Abuki Ipda Andriana Yusuf,S.Tr.K bersama Kapospol Asinua Aipda Rinwar dan Banit Reskrim Polsek Abuki Bripka Sapri, S.H mendatangi Tempat Kejadaian Perkara (TKP) dugaan tindak pidana pengrusakan tanaman, Senin (4/8/2020).

Dugaan tindak pidana pengrusakan tanaman tersebut diadukan di Polsek Abuki oleh sdr. Abd. Rahman, sedang yang terlapor sdr. Jaya Kalenggo alamat Desa Angohi Kec. Asinua Kab. Konawe.

Adapun kronologis kejadian yaitu bahwa pada bulan Juli 2020 terlapor Sdr. Jaya Kalenggo memasukkan alat excavator dikebun milik Abd. Rahman (pelapor) untuk melakukan penampungan pasir timbunan jalan, kemudian alat excavator tersebut merobohkan/menggusur pohon kayu kokabu sebanyak 1 pohon dan jati putih sebanyak 3 pohon milik pelapor.

Setelah itu pada hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2020 terlapor sdr. Jaya Kalenggo kembali memasukkan alat excavator dan melakukan penampungan pasir dikebun pelapor sehingga pelapor merasa keberatan dengan kerugian yang dialami sekitar Rp. 5000.000,- dan atas kejadian ini Abd. Rahman melaporkan di Polsek Abuki.

Setelah menerima laporan pengaduan Kapolsek Abuki bersama anggotanya dan kedua belah pihak melakukan pengecekan di TKP dan setelah dilakukan pengecekan di TKP kemudian dilakukan mediasi.

Dalam aduannya, pelapor menguraikan bahwa 1 pohon kayu kokabu dan 3 pohon jati putih, namun stelah dicek dilapangan ternyata yang di temukan hanya 1 pohon kayu kokabu tumbang.

Kapolsek Abuki Ipda Andriana Yusuf,S.Tr.K melalui Kasi Humas Aipda Marwan mengatakan “Dari hasil mediasi di TKP antara pelapor dan terlapor sepakat untuk menempuh jalur kekeluargaan dengan ketentuan terlapor membayar ganti rugi uang sebesar Rp. 2.000.000,-(dua juta), kemudian terlapor mengaku tidak akan lagi megulangi perbuatnnya,”katanya.

Untuk menguatkan maka dibuatkan surat pernyataan damai dan ditandatangani antara pelapor dan terlapor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here