Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Personel Polsek Wawotobi Aiptu Basrin, SH, Bripka Aris Yuliyanto dan Bripka Arkanuddinmendatangi TKP tenggelamnya seorang anak bernama Muh Ilham,umur 15 tahun di Bendung Meluhu Desa Larowiu Kec Meluhu Kab. Konawe.

Diketahui Muh Ilham adalah salah seorang pelajar Pondok pesantren Zal Sabila Meluh, saat itu Muh Ilham bersama lima orang temanya sedang mengikuti ujian sekolah dikelasnya di pondok pesantren Annur Azzubaidi MTs Darul Ulum Meluhu.

Sekitar pukul 08.30 wita ujian sekolah tersebut selesai dan selanjutnya korban dan teman temannya tersebut diatas langsung berangkat di bendungan Meluhu yang jaraknya dari pesantren ke Bendungan tersebut kurang lebih 500 meter dengan maksud untuk mandi-mandi.

Setibahnya korban dan teman temannya diatas dibendungan, saat itu juga langsung mereka ganti pakaian untuk persiapan mandi-mandi, lalu korban Muh Ilham bersama Ridwan berenang menuju bawah jembatan Bendungan, pada saat sementara berenang tiba tiba korban langsung tenggelam didalam air dengan kedalaman kurang lebih 3(tiga) meter.

Saat Muh Ilham tenggelam, teman temannya sempat menolong tetapi tidak bisa tetrtolong karena kedalaman air bendungan tersebut tidak bisa dijangkau oleh teman-teman korban.

Selanjutnya saksi atas nama Irfandi langsung pulang lari minta tolong di Pondok Pesantren Annur Zubaidi Meluhu dan menyampaikan bahwa Muh Ilham tenggelam didalm air Bendungan Meluhu, saat itu Guru dan Siswa Pondok Pesantren datang ke Bendungan melakukan pertolongan terhadap korban sehingga siswa Reza Herlambang,Sarihul dan Guru Huzain Mutarom langsung menyelam dan menolongnya korban yang berada didalam air.

Setelah dinaikan korban keatas Bendungan langsung dibawah di Puskesmas Meluhu dan dilakukan pertolongan oleh pihak medis tetapi korban sudah dinyatakan meninggal Dunia.

Atas kejadian ini, pihak Kepolisian meminta kepada keluarga korban untuk dilakukan autopsi kepada korban tetapi keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi , sehingga pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk tidak dilakukan autopsi.

Kapolsek Wawotobi AKP Tahalim melalui Kanit Reskrim mengatakan “Tindakan kami yaitu mendatangi TKP dan memeriksa para saksi dan korban sudah meninggal dunia, pihak keluarga sudah membawa di rumahnya untuk dikebumikan di Desa Laloosu Kec Wonggeduku Kab Konawe,”kata Aiptu Basrin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here