Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kepolisian Resor Konawe mengamanakan aksi unras yang dilakukan oleh “Masyarakat Konawe Bersatu” pada Senin (27/7/2020). Massa aksi aawalnya berkumpul di perbatasan Kab. Konawe dan Kota Kendari.


Jumlah massa sekitar 100 orang, menggunakan kendaraan R6 Dump Truck sebayak 1 unit, kendaraan R4 sebanyak 3 unit, Kendaraan R2 sebanyak 20 Unit, serta menggunakan alat peraga berupa Sound System sebanyak 1 Unit, selanjutnya massa aksi melakukan orasi secara bergantian.


Aksi ini terkait dengan adanya kabar bahwa terdapat aktifitas pungutan liar (pungli) yang dilakukan beberapa premanisme di PT. Virtue Dragon Nickel Industrie (VDNI) dan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS).


Korlap aksi sdr. Saiful Tora dalam orasinya mengatakan “Pihaknya sangat menyetujui hadirnya Momerandum of Understaring (MoU) antara Perusahaan dan Pemda Konawe,”katanya.


Ia menambahkan bahwa dalam perekrutan ini akan memudahkan masyarakat dalammendaftarakan diri sebagai pekerja dan segala informasi terbuka secara umum dan terhindar dari upaya pungli,”tambah Saiful Tora.


“Masyarakat Konawe Bersatu” tetap mendukung Pemda Konawe dan Managemen PT. VDNI dan OSS untuk tetap melaksanakan perekrutan tenaga kerja local 5000 orang.


Mereka sebagai humas perusahaan seharusnya mendukung keputusan perusahaan atas adanya MOU Pemerintah Daerah terkait dengan penerimaan tenaga kerja local tapi justru mereka secara terang-terangan melawan kebijakan tersebut.


Kemudian pada Jpukul 11.50 wita massa aksi bergeser menuju simpang 3 (tiga) Desa Pohara Kec. Sampara Kab. Konawe dan melakukan orasi secara bergantian serta menyampaikan tuntutan aksi.


Kemudian Camat Morosi Ibu. Suriana Saranani, S.Sos., menyampaikan kepada korlap dan massa aksi bahwa tuntutan massa aksi telah disampaikan kepada pihak perusahaan dalam hal ini PT. VDNI dan PT. OSS.
Selanjutnya pukul 13.00 wita, dilakukan dialog antara massa aksi dengan Camat Morosi berhubung massa aksi menuntut adanya pihak PT. VDNI dan PT OSS yang harus menemui massa aksi


“Dalam kegiatan aksi unjuk rasa ini tidak ada yang melakukan hal-hal yang tidak diingnkan, mereka menyampaikan aspirasinya dengan cara bergantian. Kemudian setelah selesai pertemuan antara pihak perusahaan dan Masyarakat Konawe Bersatu massa langsung membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing,”ucap Kabag Ops Polres Konawe Kompol Amran Ladianto.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here