Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kepolisian Resor Konawe mengamanakan jalanya aksi unjuk rasa oleh puluhan massa yang mengatasnamakan Konsorsium LSM Konawe menggelar unjuk rasa di depan Hotel Sri Rahayu, Kabupaten Konawe, Kamis (26/8/2021).

Unjuk rasa itu diduga terkait kasus dugaan pelecehan oknum manajer hotel kepada seorang karyawan di hotel tersebut beberapa waktu lalu.

Dari pantauan Humas Pol;res Konawe, aksi unjuk rasa yang seyogyanya dilakukan pukul 09:00 wita malah mulai terjadi sekira pada pukul 12:00 Wita.

Orasi juga sempat dihentikan seusai beberapa saat berorasi di depan hotel. Pasalnya, tidak jauh dari titik orasi terdapat warga yang sedang dalam kondisi berduka.

Sementara itu, seorang massa aksi bermana Subardin menuturkan, selain dugaan pelecehan, massa Konsorsiun Lembaga Swadaya (LSM) Konawe juga menyoroti terkait bangunan hotel tersebut.

“Berdirinya Hotel Sri Rahayu telah melanggar Undang-Undang, Seharusnya tidak berdiri di pinggir irigasi,” ujar Subardin dalam orasinya.

Selain itu, Subardin mengaku, pihak keluarga korban dugaan pelecehan merasa dirugikan.

Pasalnya, dugaan pelaku oknum menejer hotel tersebut tidak bertanggung jawab atas perbuatannya.

Manajer Hotel Sri Rahayu yang coba dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Ia seketika terburu-buru masuk kedalam hotel.

Hingga berita ini terbit, pihak manajemen hotel belum memberikan tanggapan resminya.

Kasubbag Dalops Bag ops Polres Konawe AKP I Ketut Subagia selaku wakil koordinator pengamanan mengunghkapkan bahwa dalam aksi unjuk rasa oleh Konsorsium LSM Konawe ini tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“ Semua berjalan aman, tertib dan lancar. Setelah melaksanakan aksi unjuk rasa massa langsung membubarkan diri kembali ke titik kumpul semula,” jelas AKP I Ketut Subagia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here