Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Puluhan pemuda di Konawe yang menamanakan dirinya sebagai Konsorsium Lembaga Mahasiswa turun demonstrasi setelah pelaksanaan salat tarawih, Selasa (11/5/2021). Massa aksi mempetanyakan dan menuntut pembebasan lima aktivis buruh, yang tersangkut kasus demonstrasi yang berujung ricuh di PT VDNI beberapa waktu lalu.

Pasalnya, pengadilan telah menvonis lima aktivis tersebut dengan hukuman penjara 4 bulan 2 minggu, namun sampai detik ini mereka telah menjalani masa tahanan 5 bulan.

“Vonisnya 4 bulan 2 minggu, sementara masa tahanan 5 bulan. Jadi harusnya mereka sudah dibebaskan,” ungkap Anjarwan salah satu orator aksi yang digelar di sekitaran tugu Adipura Kabupaten Konawe.

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta agar kelima aktivis itu segera dibebaskan dan meminta kepada Kajari Konawe agar segera membuat berita acara kebebasan terhadap aktivis tersebut.

Menurut Anjarwan, kelima orang aktivis tersebut telah menjalani masa hukumannya sesuai hasil vonis dan bahkan sudah lewat dari masa hukuman. Oleh karena itu, puluhan masa aksi mempertanyakan terkait kebebasan mereka.

“Kami mengharapkan mereka juga bisa ikut lebaran bersama keluarga,” ungkapnya.

Demonstrasi yang dilakukan di jalan poros Kendari-Kolaka ini, mengakibatkan kemacetan yang dapat diurai oleh petugas yang sedang berjaga di Pos pam Operasi Ketupat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here