Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kepolisian Resor Konawe bersama Polsek Routa melaksanakan kegiatan pengamanan terkait dengan adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat Kec. Routa Kab. Konawe pada, Jum’at (4/6/2021).

Massa aksi yeng menduduki Taparan Teo ( Danau Kecil ) berasal dari Kel. Routa, Desa Tirawonua dan Desa Parudongka yang mana lokasi tersebut masuk dalam IUP PT. Sulawesi Cahaya Mineral.

Dalam aksi massa meminta kepada pihak perusahaan untuk tidak mengolah Taparan Teo ( Danau Kecil ) karena lokasi tersebut menjadi lokasi / tempat masyarakat Routa melakukan pencarian ikan dari dulu sampai sekarang dan hal tersebut sudah menjadi budaya masyarakat Kec. Routa.

Apabila pihak perusahaan tetap melakukan pengolahan, agar pihak perusahaan memberikan kompensasi jangka panjang kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu Kasat Intelkam Polres Konawe Iptu Abd. Rakhman, S.Si bersama anggotanya menemui massa dan menyampaikan beberapa pesan yaitu agar masyarakat tidak turun untuk menduduki lokasi Taparan Teo ( Danau Kecil ) karena Polres Konawe akan memediasi dengan mempertemukan langsung pimpinan perusahaan dengan masyarakat.

Meminta waktu dalam satu Minggu akan dilakukan pertemuan antara pihak perusahaan PT. Sulawesi Cahaya Mineral ( KTT an. Yudi ) dengan Tokoh masyarakat Kec. Routa yang jadwal dan tempat belum ditentukan berhubung KTT an. Yudi masih berada diluar kota ( cuti ).

Apabila masyarakat diijinkan oleh pihak perusahaan PT. Sulawesi Cahaya Mineral untuk menangkap ikan di Taparan Teo ( Danau Kecil ) Agar masyarakat tidak melakukan pengerusakan terhadap fasilitas milik perusahaan.

Setelah itu massa yang berjumlah 100 orang yang dipimpin korlapnya Baharuddin, S.Pd berangkat menuju pintu gerbang perusahaan PT. Sulawesi Cahaya Mineral dengan menggunakan kendaraan R6 2 unit, R4 4 unit dan R2 25 unit.

Pihak Perusahaan memperbolehkan masyarakat untuk memasuki Tamparan Teo ( Danau Kecil ) yang berada dalam wilayah IUP PT. Sulawesi Cahaya Mineral namun tidak untuk menduduki / menguasai, pihak perusahaan hanya mengisikan masyarakat untuk mengambil ikan dengan persyaratan bahwa masyarakat hanya bisa menangkap ikan sampai dengan pada hari Sabtu tanggal 5 Juni 2021 pukul 15.00 wita, masyarakat bertanggung jawab atas keselamatan diri masing – masing / kelompok dan perusahaan tidak bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan, apabila masyarakat melakukan pengerusakan fasilitas perusahaan, maka akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pada pukul 13.50 wita massa tiba di Pos I ( satu ) security milik PT. Sulawesi Cahaya Mineral kemudian dilakukan mediasi oleh Waka Polres Konawe Kompol Selam, S.Ag, S.H bersama Kasat Intelkam Polres Konawe Iptu Abd. Rakhman, S.Si sehingga dilakukan pertemuan antara pihak perusahaan dan masyarakat yang dihadiri oleh

  1. Waka Polres Konawe Kompol Selam, S.Ag, SH.
  2. Manager Eksternal PT. SCM Sdr. Wagimin, ST.
  3. Camat Routa Halim, S.Pd
  4. Perwakilan masyarakat yaitu Baharuddin, S.Pd, Ansar, Daris Ladupai ( Kades Tirawonua ).
  5. Kabagops Polres Konawe AKP Urva Lomansyah, S.S.i, S.I.K.
  6. Kasat Intelkam Iptu Abd. Rahman, S.Si.
  7. Kapolsek Routa IPDA Hasmil, SH.
  8. Tokoh masyarakat Kec. Routa H. Tafsir.

“ Bahwa masyarakat yang memasuki Tamparan Teo ( Danau Kecil ) dalam wilayah IUP PT. Sulawesi Cahaya Mineral akan bermalam sambil menangkap ikan, dan sesuai kesepakatan akan meninggalkan wilayah tersebut pada hari Sabtu tanggal 5 Juni 2021 jam 15.00 wita,” jelas Kasat Intelkan Polres Konawe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here