Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kepolisian Resort Konawe kembali menggelar vaksinasi Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Unaaha Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, Kamis (7/10/2021). (5/10/2021).

Wakapolres Konawe Kompol Selam, S.AG., SH yang memantau langsung kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 1 Unaaha mengatakan bahwa jumlah Vaksin jenis sinovac yang digunakan untuk pelajar di SMA tersebut dilaksanakan di sebanyak 251 Vial (keamanan dalam kemasan).

Jumlah 502 orang yang divaksin di SMA Negeri 1 Unaaha termasuk masyarakat umum yang melakukan vaksinasi diantaranya adalah untuk pelajar 414, Dosist Dosis 1 : 114 orang dan Dosis 2 : 300 orang, kemudian untuk masyarakat umum 86 orang, Dosis 1: 41 orang dan Dosisi 2 : 4 orang, Polri Dosis 1 : 0 orang, Dosis 2 : 1 orang dan lansia 1 orang, Dosis 1 : 1 orang, Dosis 2: nihil

Ps. Kasi Dokkes Polres Konawe Aipda Syafruddin menjelaskan bahwa Vaksinasi covid- 19 untuk pelajar yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Unaaha ini merupakan vaksinasi yang ke dua kali.

“ Untuk Sekolah di Kab. Konawe ini sudah berada di PPKM level 2 dan sudah mulai diterapkan pembelajaran tatap muka sehingga vaksinasi untuk pelajar sangat penting dilaksanakan di sekolah-sekolah untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19,” jelas Aipda Syafruddin.

Dalam kesempatan itu Kepala SMA Negeri 1 Unaaha Jusmar, S.Pd., MM mengatakan ,” Vaksinasi untuk pelajar sangatlah penting dimana saat ini pembelajaran tatap muka tingkat sekolah menengah atas sudah mulai di terapkan, semoga dengan pelaksanaan vaksinasi ini dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19 sehingga proses pembelajaran tatap muka di sekolah kemabli berjalan secara normal, ” katanya kepada Humas Polres Konawe.

Ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Konawe atas pelaksanaan vaksinasi kedua di SMA Negeri 1 Unaaha Kab. Konawe.

Ditengah kegiatan vaksinasi dr. Badrah menjelaskan bahwa Vaksinasi bertujuan untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu sehingga jika suatu saat terpapar penyakit tersebut maka hanya akan mengalami gejala yang ringan.

Sebaliknya, apabila tidak melakukan vaksinasi maka tidak akan memiliki kekebalan tubuh yang spesifik terhadap penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan pemberian vaksin tersebut.

“ Apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata, maka akan terbentuk suatu kekebalan kelompok (herd immunity). Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga dapat menjaga produktivitas dan mengurangi dampak sosial serta ekonomi,” jelas dr. Badrah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here