Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Hina Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat postingan di akun Facebook, Lukman Pagala di cokok Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Konawe, Rabu (27/3/201). Ia dikenakan Undang undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Lukman Pagala dilaporkan oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi- Ma’ruf Amin, DPC PDIP Konawe dan LSM Projo atas penyebaran berita bohong dan penghinaan terhadap Presiden RI, Ir.H.Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Ia diperiksa berdasrkan Laporan Polisi No Pol : LP/27/K/III/2019/SULTRA/POLRES KONAWE/SPKT Tanggal 22 Maret 2019.

Lukman Pagala diperiksa selama kurang lebih 7 jam. Setelah itu penyidik langsung menetapkan Lukmas sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan.

“ Lukman pagala ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong dan penghinaan melalui media sosial facebook. Tersangka sudah memenuhi unsur sehingga kami lakukan penahaan,” ungkap Kasat Reskrim Iptu Rachmad Zam Zam.

Atas kejadian ini Rachmad Zam Zam menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Konawe agar berhati-hati dalam menggunakan akun media sosial.

“Kepada masyarakat agar berhati – hati dan lebih bijak dalam mengunakan media sosial agar bisa terhindar dari jeratan hukum,” ujarnya.

Lukman Pagala di kenakan denda paling banyak 1 milyar dan ancaman kurungan penjara selama enam tahun.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 45A ayat (1) Junto Pasal 28 ayat (1) dan atau Pasal 45 ayat (1) Jonto Pasal 27 ayat (1) UU No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11 tahun 2008. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here