Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Dugaan malpraktek yang dilakukan salah satu oknum dokter berinisial (R) pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) Konawe kini tengah ditangani oleh Kepolisian Resort (Polres) Konawe.

Kapolres Konawe Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wasis Santoso,S.IK melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Konawe Ajun Komisaris Polisi (AKP) Moch. Jacob N. Kamaru mengatakan dugaan malpraktek yang diadukan oleh Keluarga korban dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA, saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Kata dia, pihaknya juga telah meminta surat kesepakatan yang telah disepakati antara keluarga korban dan RS. Namun, sampai saat ini belum ada sehingga semua proses penyelidikannya akan tetap berlanjut.

“ Sebelumnya kami telah meminta surat kesepakatan antara orang tua korban dan pihak RS, namun sampai saat ini belum ada,”ungkapnya.

Lanjutnya, terkait pengembangan kasus tersebut, pihaknya masih menunggu dari tim komite etik dan disiplin RS Kabupaten yang saat ini melakukan investigasi.

“ Kami telah menyurat untuk meminta hasil dari investigasi tersebut,” jelas Moch. Jacob saat diwawancara di ruangannya, Selasa (22/6/2021).
Mantan Kapolsek KP3 kenadari ini juga mengatakan ,saat ini pihaknya telah memeriksa empat orang dari pihak BLUD RS Konawe untuk dimintai keterangan.
“ Untuk sementara ini kami masih melakukan penyelidikan, kami juga telah meminta keterangan empat orang dari RS. Apabila kami menemukan data serta unsur pidana maka bisa dinaikan ke sidik,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum dokter berinisial R di duga melakukan malpraktek kepada bayi yang bernama Muh. Zeydan Alfarisky sebelumnya di diagnosa berat oleh pihak RS dan harus mendapat butuh alat bantu nafas.

Namun saat penggunaan alat bantu nafas yaitu Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) hidung bayi tersebut awalnya mendapat luka lecet dan setelah dua kali pemasangan, tulang lunak diantara kedua lubang hidung atau sering disebut cuping hidung bayi tersebut robek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here