Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Setalah melakukan penyegelan terhadap Aset milik PT Karyatama Konawe Utara (PT KKU) dengan memansang garis Polisi (Police Line) pada Kamis (5/9/2019) pekan lalu.
Kini Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Konawe melakukan penyitaan terhadap aset milik Perusahaan Modal Asing (PMA) tersebut yang berada di Desa Tambakua, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (11/9’2019).

Adapun aset perusahaan yang berhasil disita tersebut berupa bangunan gedung kantor, mess karyawan, areal workshop, pos ceker dan jalan hauling. Penyitaan aset milik perusahaan tersebut karena diduga telah melakukan tindak pidana Kehutanan.

Kapolres Konawe AKBP Muhammad Nur Akbar, SH., S. IK., MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Rachmat Zam Zam, SH saat dikonfirmasi membenarkan penyitaan tersebut.

Mantan Kapolsek KP3 Kendari itu mengatakan penyitaan barang milik PT KKU tersebut sudah sesuai dengan penetapan izin khusus penyitaan dari Pengadilan Negeri (PN) Unaaha.

“Kami menyita barang tersebut sesuai penetapan izin khusus penyitaan dari PN Unaaha,” katanya, Rabu malam (11/9//2019).

Menurutnya, penyitaan itu dilakukan sehubungan PT. KKU membangun gedung tersebut dalam kawasan hutan produksi tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan dari pejabat yang berwenang.

“Dan perkara ini telah dinaikkan ke penyidikan,” kata Perwira Polisi berpangkat dua balak di pundak itu.
Diketahui, PT. KKU merupakan Perusahaan Modal Asing (PMA) yang diduga telah melakukan aktivitas pertambangan dalam kawasan hutan produksi tanpa mengantongi Izin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here