Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Aksi unjuk rasa dari Forum Pemuda Adat Tolaki Indonesia (FORDATI) gabungan Lembaga Ormas Kodya Kendari, Konut, Konawe, Koltim, Konsel dan Kolaka yang mengatasnamakan Ormas Banderano Tolaki, Taawuno Tolaki, Ana Ndolaki Mepokoaso diterima di Mako Polres Konawe, Sabtu (13/3/2021).

Jumlah massa sebanyak 400 orang dengan menggunakan kendaraan R4 sebanyak 15 Unit, serta mobil open Pick Up 1 unit yang memuat Sound System dengan No Pol. DT. 9392 AA, serta kendaraan R2 sebanyak 250 unit, serta membawa senjata tajam Tradisional Ta,awu (Parang Tolaki).
sekira pukul 09.00 wita massa kemudian melakukan orasinya secara bergantian dengan menyampaikan tuntutan meminta tegas kepada Kapolres Konawe untuk membebaskan seluruh rekan-rekanya yang saat ini ditahan di Polres Konawe.

Saat korlap melakukan orasi pada pukul 10.20 wita telah tiba Wakil Bupati Konawe Gusli Taupan Sabara, S.T., M.M bersama Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto, S.I.K serta PJU Polres Konawe untuk melakukan mediasi bnamaun namun massa aksi tidak mau melalukan mediasi di Tugu Adipura tempat aksi.

Dalam kesempatan itu Kasat Intelkam Polres Konawe AKP Syukri Masse, S.H., menyampaikan kepada ketiga perwakilan Ormas Suku Tolaki, bahwa Polres Konawe membuka ruang diskusi dan dialog yang bertempat di Aula Polres Konawe untuk membicarkan terkait tuntutan massa aksi.

Setelah melakukan orasi di Tugu Adipura Unaaha, massa aksi bergeser menuju Mako Polres Konawe, kemudian pada pukul 11.00 wita para korlap melakukan orasi secara bergantian.

Setelah itu, masa aksi tidak menerima tawaran dari Polres Konawe untuk membuka ruang diskusi dan dialog, karena massa aksi mengiginkan agar semua massa aksi masuk ke halaman Polres Konawe untuk dilakukan dialog, diskusi dan mediasi terkait tuntutan massa aksi tentang penangguhan penahanan ke 9 orang pelaku pembakaran kios yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia.

Mendengarkan permintaan dari massa aksi, Kapolres Konawe untuk memuaskan permintaan massa aksi, maka memerintahkan Kasat Intelkam Polres Konawe untuk menyampaikan kepada seluruh massa aksi, masuk ke halaman Polres Konawe guna dilakukan dialog, diskusi dan mediasi.

Pada Saat massa aksi memasuki halaman Polres Konawe, langsung diterima oleh Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto, S.I.K., bersama Wakil Bupati Konawe Gusli Taupan Sabara, S.T., M.M dengan suasana mimbar terbuka.

Atasa permintaan massa, Kemudian dilanjutkan penandatangan surat permohonan penangguhan penahanan tersangka a.n Rudin Subardin, S.H alias Rudin Bin Duma berteman sebanyak 9 orang, yang dilakukan sebagai penjamin oleh Wakil Bupati Konawe, Tokoh Adat Tolaki dan disaksikan masing-masing perwakilan massa aksi Forum Pemuda Adat Tolaki Indonesia (FORDATI).

Pada jam 13.25 wita para tersangka a.n Rudin Subardin, S.H alias Rudin Bin Duma berteman sebanyak 9 orang dikeluarkan dari rumah tahanan Polres Konawe dan melakukan penandatangan surat permohonan penangguhan penahanan diruangan Reskrim Polres Konawe

Dalam mediasi tersebut selaku penjamin dalam penangguhan penahanan adalah Wakil Bupati Konawe Gusli Taopan Sabara, S.T., M.M, Tokoh Adat Tolaki Samid. B Moita dan masing-masing perwakilan massa aksi Forum Pemuda Adat Tolaki Indonesia (FORDATI).

Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto, SIK melalui Kasat Reskrim mengatakan “Apabila akan dilakukan persidangan mereka harus tetap koperatif untuk menghadiri ketika dipanggil dalam proses persidangan di pengadilan, kemudian penagguhan tersebut bukan berarti dikeluarkan dan Proses Hukum tetap berlanjut,”kata Iptu Husni Abda, SIK

“Adapun personel yang melaksanakan pengamanan aksi unras, terdiri dari persnel Polres Konawe dan Polsek Jajaran, untuk BKO Sat Brimobda Sultra dan personel Dalmas Polda Sultra di stand by kan Barak Dalmas Polres Konawe atas perintah Kapolres Konawe karena Kapolres Konawe tidak menginginkan ada benturan antara pengamanan BKO Brimobda Sultra & Dalmas Polda Sultra dengan massa pengunjuk rasa, sebab massa aksi adalah masyarakat yang merupakan tamu Polres Konawe yang patut kita terima sebagai bagian dari keluarga Polres Konawe,”ucap Kapolres Konawe saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here