Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Pemerintah Daerah Kab. Konawe Utara bersama Polsek Asera dan Instansi terkait menggelar rapat rapat Evaluasi dan persiapan pengalihan status penanganan darurat bencana banjir.


Rapat tersebut dilaksasnakan di Posko utama tanggap darurat banjir ( Rujab Bupati Konawe Utara ) yang dipiumpin langsung oelh Bu[pati Konawe Utara Dr. Ir H. Ruksamin, M.Si, Jum’at (28/6/2019).
Ditengah kegiatan rapat, Bupati Konawe Utara meminta masukan kepada para perwakilan dari masing-masing Instansi yang hadir dalam rapat tersebut.

Yang tampil sebagai pembicara pertama adalah dari pihak Badan Meterologi, Klimatolodi dan Geofisika (BMKG) yang diwakili oleh sdr. Ramlan
Dalam pembicaraannya telah menjelaskan bahwa “ Bahwa curah hujan potensinya mulai menurun dan tidak perlu dikawatirkan lagi namun demikian tetap kami memberikan informasi /mengupdate terkait perubahan cuaca,”jelas sdr. Ramlan dihadapan peserta rapat.
Dandim 1417 Kendari dalam paparannya mengatakan “ Berdasarkan pengamatan bahwa dalam kurun waktu seminggu ini curah hujan terjadi penurunan dan banjir telah surutn namun kami menambah personil TNI dalam skala besar pada masa pemulihan pasca banjir,”kata Letkol Cfn. Fajar Lutfi haris wijaya, SE., MI. Pol.


Dandim 1417 Kendari menambahkan terkait dengan pembangunan Kodim Konawe Utara anggarannya sudah siap, tinggal proses legalitasnya dari Pemda Konut.


Menurut Kapolsek Asera “ Selama tiga hari pasca banjir kami telah mendampingi tim dari Mabes Polri untuk meninjau penyebab terjadinya banjir dan pihak Kepolisian bersama relawan tetap melakukan trauma healing kepada korban banjir,”tutur Kompoil Muh. Basir.

Terkait dengan pembanguna Polres Konawe Utara, Kapolsek asera Iini mejelaskan bahwa sampai saat ini belum ada surat hibahnya dari Pemda Konawe utara.
Ditempat yang sama perwakilan BAPPEDA Konut sdr. Antariksa mengunkapkan bahwa “ Secara historis 3 sungai kebanggaan Konawe Utara yang diantaranya Sungai Konaweha, Lasolo dan Lalindu tidak pernah meluap 2 kali, ]ecara ekonomis telah banyak masyarakat melakukan aktifitasnya masing-masing seperti mengolah sawa.
Dari hasil rapat tersebut tela menetapkan status masa tanggap darurat bencana banjir ke masa pemulihan/transisi dan akan secapatnya mengeluarkan SK Bupati yang berlaku 30 Juni s.d 30 September 2019.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Konawe Utara Raup, S.Ag., MM, Dandim 1417 HO Kendari Letkol Cfn. Fajar Lutfi haris wijaya, SE., MI. Pol, Kapolsek Asera Kompol Muhammad Basir, Danramil Lasolo Kaften Inf. H. Djafruddin, Ps. Kanit Reskrim Polsek Asera Ipda Imam Supardi, SH., MH, Relawan Satbrimob, Para pimpinan OPD Dinas terkait, Perwakilan BNPB Prov. Sultra sdr. Heriyanto, Para relawan tanggap darurat bencana dari UI Sultra, Para Camat, Lurah dan Kepala Desa yang terdampak banjir Kab.Konawe Utara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here