Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kepolisian Sektor Bondoala memediasi permasalahan antar pemilik lahan a.n. Anton Satila dan PT. Yasa Gangking terkait pembebasan lahan untuk pekerjaan jalan umum Trans Sulawesi di Desa Wonua Morini, Kec. Morosi Kab. Konawe, Rabu (26/5/2021).

Dalam kesempatan itu dilakukan peninjauan dan dilaksanakan pengukuran oleh Kementerian PUPR dan GSI / Kepala Proyek KSO PT. Yasa Gangking di lokasi atau lahan milik a.n Anton Satila.

Adapun hasil mediasi diperoleh Kesepakatan bahwa pemilik lahan a.n. Anton Satila bersedia membebaskan lahan dan meminta ganti rugi pembebasan lahan PT. Yasa Gangking.

Kementerian PUPR dan GSI / Kepala Proyek KSO PT. Yasa Gangking serta Pemerintah Kec. Morosi bersedia untuk membayar ganti rugi pembebasan lahan milik Anton Satila.

Untuk menguatkan maka sepakat dan membuat maka telah dibuat surat pernyataan pembebasan lahan kemudian ditandatangani oleh masing-masing yang bersangkutan.

Bhabinkamtibmas Polsek Bondoala Bripka Hendra , SH mengatakan, “ Dalam kegiatan mediasi ini berlangsung dengan aman, tertib dan lancer,” katanya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Camat Morosi Suriana Saranani, S. Sos, Kepala Desa Wonua Morini Gunawan, Kementerian PUPR yang diwakili Kadir, ST selaku pengawas lapangan, Bhabinkamtibmas Polsek Bondoala Bripka Hendra dan Briptu Agus Rahmansyah serta pemilik lahan Anton Satila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here