Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Melalui unit Reskrim, Polsek Lasolo menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring) kasus kepemilikan dan pejualan miras tanpa izin. Kamis (08/08/2019).


Sidang yang digelar di Pengadilan negeri Unaaha tersebut menghadirkan satu orang tersangka atas nama Umar Tanggelu Alias Umar Bin Lakadi, Yang berasal dari Tapunggaya dengan pekerjaaan sehari – hari sebagai seorang nelayan di Desa Tapunggaya Kec.Molawe Kab.Konawe Utara.
Tersangka terjerat saat Operasi Pekat imbangan (Penyakit Masyarakat) yang digelar oleh Polsek Lasolo beberapa waktu lalu. Dari tersangka, Polisi berhasil menyita miras tanpa izin dengan berbagai merek.


Tersangka secara sah dan meyakinkan bersalah menjual atau mengedarkan Miras Gol. A,B dan C tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 Ayat (4) Subs Padal 35 Perda Konawe Utara No.18 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin tempat penjualan minuman beralkohol, selanjutnya Tersangka dijatuhi hukuman berupa denda Rp 500.000,- ( lima ratus ribu rupiah ), Membayar biaya perkara Rp 5.000,- ( lima ribu rupiah ) dan BB dirampas untuk dimusnahkan.


Kapolsek Lasolo IPDA Reginald.Y.S, S.Tr.K, melalui Kasi Humas Bripka Ronal Zahromi menegaskan bahwa “hal tersebut betul-betul menunjukkan keseriusan Polisi dalam pemberantasan minuman keras di wilayah hukum Polsek Lasolo serta menekan angka kriminalitas yang diakibatkan oleh pengaruh miras.”


“Tindakan ini diharapkan dapat menimbulkan efek jera bagi para penjual miras agar tidak lagi menjual miras, karena banyaknya permasalahan hukum yang timbul dimasyarakat diakibatkan karena miras yang memicu terjadinya gangguan kamtibmas,” Ujar Kasi Humas Polsek Lasolo Bripka Ronal Zahromi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here