Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Bertempat di Desa Matabura Kec. Amonggedo Kab. Konawe telah di laksanakan peninjauan dan pengecekan lokasi pengolahan batu milik Gusrin yang di duga berada di kawasan hutan produksi, Senin (23/7/2018).

Pengecekan dan peninjauan lokasi pengolahan batu yang telah di laksanakan berdasrkan hasil koordinasi antara Kapolsek Pondidaha Ipda Hasbul Jaya, SH, dengan Kabid Minerba dinas Pertambangan Propinsi Sultra Anhar.

Pengolahan batu yang di lakukan telah memiliki izin eksplorasi, namun belum memiliki izin eksploitasi untuk dapat melakukan pengolahan batu secara legal.

Di lokasi pengolahan batu di temukan 1 (satu) unit ekskapator merk Komatsu, 1 (satu) unit breker, yang sedang melakukan pengolahan, serta sekitar 20 (dua puluh) unit kenderaan R 6 yang akan melakukan pemuatan material batu.

Atas persoalan tersebut, pada hari Selasa tanggal 24 Juli 2018, akan di lakukan kegiatan pengecekan dan peninjauan lanjutan ke lokasi pengolahan batu dengan melibatkan dari Dinas Kehutanan Propinsi Sultra, untuk mengetahui dan dapat menentukan lokasi pengolahan batu tersebut berada di kawasan hutan produksi atau berada di kawasan lahan masyarakat.

“Tindakan yang telah di lakukan oleh Polsek Pondidaha adalah menghentikan kegiatan pengolahan batu, sambil menunggu peninjauan lanjutan bersama dinas Kehutananan Propinsi Sultra serta dinas Pertambangan Propinsi Sultra,”ucap Kapolsek Pondidaha.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here