Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kepolisian Sektor Puriala tidak ingin membiarkan pemuda yang tergabung 4 Desa yaitu Wawosanggula, Mokaleleo,Lalonaha dan Unggulino Kec.Puriala Kab. Konawe yang bertikai dengan warga Desa Pewutaa dan Desa Lamoen Kec.Angata Kab.Konsel.

Tawuran para pemuda tresebut terjadi di perbatasan antara Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konsel tepatnya di jembatan Rawa Aopa pada hari Selasa tanggal 9 April 2019 sekitar pukul.22.00 wita.

Kapolsek Puriala Ipda Satria Madangkara.S.S.Tr.K saat dihubungi melalui via Handpone menjelaskan bahwa “ Kejadian tersebut karena adanya dendam lama yang mana warga Desa Pewutaa dan Desa Lamoen Kec.Angata Kab.Konsel pernah dipukul oleh wartga dari Kec. Puriala Kab. Konawe, atas kejadian itu maka muncullah dendam sehingga antar pemuda di perbatasan Kab. Konawe dan Konawe Selatan saling tawuran,”jelasnya.

“ Kejadian seperti ini jangan dibiarkan karena persoalannya akan menjadi besar, oleh karena itu untuk meredam semua ini agar tidak terjadi lagi maka pihak Kepolisian dan pemerintah harus bersama-sama untuk memediasi,”ungkap Kapolsek Puriala Ipda Satria Madangkara.S.S.Tr.K ditengah kegiatan muspika pada Rabu (10/4/2019) .

Tindak lanjut dari kejadian tersebut Kapolsek Puriala Ipda Satria Madangkara.S.S.Tr.K dan Kapolsek Angata Iptu Agus Sudirman bersama Camat Angata, serta Kepala Desa setempat melakukan upaya mediasi untuk di lakukan perdamian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here