Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Bhabinkamtibmas Polsek Sampara Bripka Hardiansyah melaksanakan problem solving permasalahan dugaan tindak pidana penganiayaan dan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh lelaki Yupi kepada lelaki Muh.Alman. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal 1 Desember 2020.

Kemudian dilaporkan di Kantor Polsek Sampara pd Hari Rabu Tgl 04 November 2020 sekitar pukul 19.00 wita di Desa Puulowaru Kec.Besulutu Kab.Konawe.

Dalam kegiatan problem solving yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Samapara ini telah disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan dengan jalur adat.

Kesepakatn itu dituangkan dalam berita acara penyelesaian permasalahan anatara Lelaki Yupi dan lelaki Muh.Alman.

Lelaki Yupi sudah mengakui semua perbuatannya, dan sudah meminta maaf kepada lelaki Muh.Alman dan keluarganya. Kemudian lelaki Yupi bersedia membayar uang denda kepada keluarga lelaki Muh.Alman yang sudah ditetapkan dalam penyelesaian adat sebesar Rp.3.000.000 ( Tiga Juta Rupiah ).

“Setelah selesai semua apa yang telah disepakati maka kedua belah pihak mendatangani surat perdamaian dan surat pernyataan lelaki Yupi untuk tidak menguylangi lagi perbuatannya dikemudian hari,”ucap Bripka Hardiansyah.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kades Puulowaru sdr. Abd.Haepa, Kades Labela Sdr.Damadi, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan keluarga kedua belah pihak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here