Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Bertempat di Desa Tabanggele Kec. Anggalomoare Kab. Konawe telah berlangsung aksi pemalangan jalan dengan sasaran pengendara karyawan PT. VDNI dan PT. OSS yang hendak melintasi wilayah Desa Tabanggele, Selasa (4/8/2020).

Aksi tersebut dipimpin oleh sdr. Ndral, SH dan sdr. Sarpin dengan jumlah massa aksi sekitar 20 orang warga dari Desa Tabanggele.

Alasanya mereka melakukan pemalangan karena berdasarkan hasil pengumuman tanggal 03 Agustus 2020 calon karyawan PT.VDNI dan PT.OSS tahap pertama dengan jumlah 1000 orang yang mendaftar melalui pemda Konawe asal Desa Tabanggele tidak satu pun yang diterima.

kemudian Kapolsek Sampara Iptu Made Adi Ismanto, SH melakukan komunikasi dengan Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Shabara, ST, MM via telephone selulernya terkait aksi tersebut.

Tanggapan Wakil Bupati Konawe yaitu meminta kepada Kapolsek Sampara agar menyampaikan kepada massa aksi warga Desa Tabanggele untuk bersabar, karena jumlah karyawan yang dibutuhkan untuk tahap pertama yaitu sebanyak 5.000 pekerja yang di panggil perusahaan baru 100 orang.

Kemudian Wakil Bupati meminta kepada Kapolsek Sampara agar nama – nama warga Desa Tabanggele yang sudah mendaftar agar dikumpul oleh Kapolsek dan nantinya Kapolsek akan menyerahkan nama – nama warga tersebut kepada wakil Bupati Konawe untuk diprioritaskan masuk dalam perekrutan karyawan.

Kapolsek Sampara saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Konawe mengatakan “Setelah kami melaksanakan mediasi dan memberikan penjelasan apa yang telah disampaikan oleh Wakil Bupati maka korlap dan warga lainnya yang ikut melakukan pemalanagan karyawan tersebut telah menerima dan berhenti melaksanakan pemalangan jalan,”kata Iptu Imade Adi Iswanto, SH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here