Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh lelaki Udin (35) terhadap korban lelaki Santo (30) telah diselesaikan secara kekeluargaan di Mako Polsek Sawa, Rabu (17/7/2019).

Kasus penganiayaan ini terjadi pada tanggal 09 Juli 2019 di Desa Tondowatu Kec. Motui Kab. Konawe Utara yang dituangkan dalam Laporan Polisi No.Pol 12/K/VII/ 2019 Tanggal 09 Juli 2019.
Dalam peneyelasaian kasus tersebut dimediasi oleh Kanit Reskrim Polsek Sawa Bripka Samsul S.Kom atas permintaan keluarga korban.

Kasus ini sebelum diselesaikan di Kepolisian Sektor Sawa telah dilakukan lebih awal penyelsaian kasusunya secara kekeluargaan atau secara adat Tolaki ditingkat pemerintah Desa Tondowatu, sehingga keluarga korban datang ke Kantor Polsek Sawa meminta untuk meyelesaikan secara kekeluargaan.

Saat diselesaikan secara kekeluragaan melalui adat Tolaki disaksikan oleh Pemerintah Desa Tondowatu bersama keluarga korban dan keluarga pelaku.

Atas dasar permintaan korban yang perkaranya minta diselesaikan dengan kekeluargaan dan telah disekesaikan secara adat maka Kanit Reskrim Polsek Sawa Bripka Samsul,S.Kom menyetujui untuk melaksanakan penyelesaian kasus tersebut karena korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sawa “ Pelaku telah melanggar pasal 351 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,” tutur Bripka Samsul S.Kom

Untuk menguatkan pertemuan dalam memediasi kasus penganiayaan ini maka dibuatkan surat pernyataan kepada pelaku untuk tidak mengulani lagi perbuatannya dan masing-masing bertanda tangan yang disaksikan oleh keluarga korban dan keluarga pelakau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here