Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dilakukan oleh sdra. nasir (suami) kepada sdri. Mardina ( istri ) terjadi pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2020 sekira sekitar pukul 2020 wita, di Desa Nambeaboru kec.Tongauna Utara Kab.Konawe.

Kronologis kejadian, sekitar Pukul 20.30 terjadi pertengkaran antara suami dan istri yang dipicu oleh anaknya yang pamit untuk bekerja namun tidak di ijinkn oleh sdra. Nasir dikarenakan kondisi anaknya belum pulih dari sakit, namun sdri.Mardina memberikan ijin kepada anaknya untuk bekerja sehingga membuat sdra. nasir gelap mata dan langsung memukul sdri. Mardina dgn menggunakn sarung parang di bagian tulang rusuk sdri. mardina hingga berbekas (memar).

Atas kejadian tersebut sdra. Mardina mengadukan peristiwa tersebut ke Kantor Polsek Tongauna. Setelah adanya pengaduan Bhabinkamtibmas Polsek Tongauna Bripka Nyoman Sujana langsung memanggil kedua belah pihak untuk di mediasi, setelah dilaksanakan mediasi sebanyak 2 kali di Mako Polsek Tongauna akhirnya sdri. Mardina bersedia memaafkan suaminya dan bersedia untuk berdamai dan mencabut laporan pengaduan di Polsek Tongauna.

Kanit Reskrim polsek Tongauna Aipda Muh. Yusuf A, SH., M. M mengatakan “Kasusu KDRT ini diselesaikan secara kekeluargaan sehubungan dengan laporan pengaduan Nomor: P / 05 / VIII / 2020, Sek Tongauna, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yang mana pelaku an. Nasir j. Al. Nasir Bin jamaluddin (pelaku) dan sdri. Mardina (korban) sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini dan sdri. Mardina / korban tidak merasa keberatan kemudian mencabut laporan pengaduannya di Polsek Tongauna,”katanya pada Selasa (25/8/2020) usai melaksanakan kegiatan mediasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here