Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kebakaran rumah warga kembali terjadi di Kel. Sendang Mulyasari dan Desa Ambepulu Kec. Tongauna Kab. Konawe. Rumah yang terbakar Kel. Sendang Muliasari itu adalah rumah milik sdr. Made Natri Oga (70) tahun, sedang rumah yang terbakar di Desa Ambepulu adalah rumah milik La Ode Arifin (35) tahun, Selasa (12/11/2019).

Kejadian kebakaran rumah milik sdr. Made Natri Oga sekitar pukul 12.00 wita.Menurut keterangan saksi yang melihat pertama kejadian kebakaran rumah menerangkan bahwa “ Saya melihat kepulan asap dan api dari atas rumah korban, kemudian saya minta bantuan kepada warga untuk memadamkan api dan kami langsung memadamkan apai dengan cara menimba air di sumur lalu kami buangkan ke titik api yang sedang menjalar,” terang Pan Radianto.

Saat terjadi kebakaran, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah sdr. Made Natri Oga sedang berada di Kendari dan istrinya sdri. Ni Ketut Srii sedang berada di rumah keluarganya sekitar 200 meter dari rumah terbakar.

Adapun barang – barang yang terbakar 3 unit TV, 5 buah Serfikat sawah dan tanah, 2 unit leptop, 1 buah BPKB Mobil, 4 buah BPKB Motor dan Perhiasan emas berupa kalung dan cincin seberat 12 gram.

Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materil diperkirakan sekitar Rp. 500.000.000,(lima ratus juta).

Kapolsek Tongauna saat dikonfirmasi di tempat kejadian kebakaran menerangkan bahwa “ Penyebab kebakaran belum diketahui namun diduga karena korsleting listrik,”terang Ipda Nur Yaman.

Setelah satu jam lebih kebakaran berhasil dipadamkan oleh anggota Polsek Tongauna dan Pemadam Kebakaran Pemda maka terjadi lagi kebakaran rumah warga milik La Ode Arifin (35) tahun di Desa Ambepulu Kec. Tongauna Kab. Konawe. Kebakaran rumah warga tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 wita.

Menurut Reni, S. Ip istri La Ode Arifin “ Waktu saya baring-baring bersama anaknya a.n Mila, tiba-tiba saya melihat kobaran api sudah mulai menjalar dari arah dapur, kemudian saya bersama anak lari keluar rumah dan berteriak minta tolong kepada tetangga untuk memadamkan api,”tuturnya.

Pada pukul 13.35 wita, mobil pemadam kebakaran Pemda Konawe tiba di TKP dan langsung memadamkan api bersama warga setempat dan personel Polsek Tongauna, kemudian api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 wita.


Barang-barang yang tidak dapat diselamatkan yaitu 3 buah lemari pakaian, 1 unit TV, 1 unit kulkas, 2 buah tempat tidur, 1 unit kompor gas

Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian materil diperkirakan sekitar Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah).

“ Penyebab kebakaran diduga berasal dari tungku/dapur yang lupa dimatikan setelah memasak air minum,”kata Kapolsek Tongauna Ipdas Nur Yamang saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Konawe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here