Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Warga Desa Wunduongohi dan Kel. Andabia Kec. Anggaberi Kab. Konawe menggelar aksi pemblokiran jalan poros Wunduongohi-Lerehoma, Jumat (01/02/2019). Warga di kedua desa tersebut kesal akibat tiap hari menghirup udara bercampur debu dari mobil yang lalu lalang mengangkut material untuk pembangunan pabrik kelapa sawit.

Aksi pemblokiran jalan oleh warga desa Wunduongohi dan Kel. Andabia ini hanyalah sebuah bentuk kekesalan warga akibat jalan yang berlubang dan berdebu tak kunjung diperbaiki oleh pihak perusahaan.

“Setiap kendaraan melintas pasti debu berterbangan lagi bercampur udara, warga hirup udara sudah tidak segar, dari pada kita sakit infeksi saluran pernafasan mendingan kita blokir saja, sampai ada solusi permanen dari pihak perusahaan.” ujar koordinator aksi Sdr. Jadar ,S.Sos.

Kapolsek Unaaha IPTU Sumarno yang memimpin pengamanan aksi unjuk rasa tersebut berinisiatif untuk mempertemukan kedua belah pihak yaitu warga desa Wunduongohi dan Kel. Andabia dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi. Dan setelah dipertemukan kedua belah pihak sepakat, dimana pihak perusahaan bersedia menimbun jalan-jalan yang berlubang serta melakukan penyiraman disepanjang jalan antara Desa Wunduongi dan Kel. Andabia.

Dalam giat tersebut dihadiri oleh Kapolsek Unaaha IPTU Sumarno, pihak kontraktor Sdr. Rasing, S.Si, Lurah Andabia Sdri. Sumanti, S.Sos, M.Si, Kades Wunduongohi Sdr. Andi Rimba, Pihak PT. TPM Sdr. Guntur Talibara, SP. Tokoh Masyarakat Sdr. Masrid Lagina, SP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here