Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Dalam mencegah pemotongan sapi betina produktif untuk mencukupi ketersediaan bibit sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009, Kementerian Pertanian (Kementan) RI bekerja sama dengan Polri melakukan monitoring termasuk di Kab. Konawe.

Hal ini Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kab. Konawe bidang Kesehatan Hewan bersama Polsek Unaaha Bripka Muh. Rais melaksanakan giat monitoring di UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) di Kel. Lawulo Kec. Anggaberi Kab. Konawe, Kamis (21/11/2019).

Dalam kesempatan itu, tim monitoring menemukan pemotong yang menyembelih sapi di RPH sebanyak 3 orang, yaitu sdr. Suparlin, sdr. Leman dan sdr. Surnal, adapun jumlah sapi yang disembelih sebanyak 4 ekor betina sudah tidak produktif serta tidak ditemukan penyembelihan sapi betina produktif.

Kapolsek Unaaha melalui Bhabinkamtibmas Bripka Muh. Rais menuturkan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan daging sapi yang masuk ke pasar dan warung dapat dijamin sehat, higienis dan halal, serta mencegah terjadinya penyembelihan sapi betina produktif dan betina bunting demi mencapai swasembada pangan dibidang peternakan,” tutur Bripka Muh. Rais.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here