Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kapolsek Unaaha Iptu Setiyono,S.H memimpin kegiatan diversi kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak anak dibawah umur,Senin (30/9/2019).


Pelaku dalam kasus ini yakni ES (17) yang melakukan penganiayaan terhadap korban Anugrah yangbterjadi pada tanggal 18 September 2019 di depan kantor DPRD Kab.Konawe.


Menyikapi kasus ini, pihak Polsek Unaaha berupaya melakukan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana (diversi).

Turut hadir dalam kegiatan ini Kanit Reskrim Polsek Unaaha Aipda Wayan Sumanik,S.H.,M.M, dan beberapa persoenl Unit Rekrim Polsek Unaaha, pihak Bapas (Badan Pemasyarakatan), pelaku, orangtua anak pelaku, korban, orang tua korban dan Hasdiana, S. sos (Pekerja sosial).

Melalui diversi , diperoleh kesepakatan bahwa korban telah memaafkan pelaku atas perbuatannya sedang pelaku mengakui perbuatannya dan kesalahan yang telah diperbuat dan meminta maaf kepada korban.

Pihak Bapas juga merekomendasikan agar pelaku yang masih dibawah umur diserahkan kembali kepada orang tuanya untuk diawasi dan diberikan pembinaan.


Kapolsek Unaaha menuturkan, kasus tersebut bermula saat korban yang tengah mengendarai mobil melintasi TKP tiba-tiba pelaku ES menyerembet mobil korban kemudian menegur pelaku namun ES malah mengolok-olok korban dan memanggil temannya lalu memukul korban,”tutur Iptu Setyono.

Atas kejadian ini korban mengadukan ke Polsek Unaaha dan pelaku berhasil diamankan pihak Kepolisian.

” Pelaku berhasil ditangkap tapi karena masih kategori anak yang masih berusia 17 tahun, maka penyidik melakukan diversi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana anak,” ujar Kapolsek Unaaha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here