Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Keanekaragaman seni dan budaya merupakan warisan nenek moyang Bangsa Indonesia yang harus kita jaga dan kita lindungi serta kita lestarikan.

Dalam melindungi dan melestarikan budaya tersebut berarti kita telah menjaga agar tidak luntur dan hilang budaya asli Indonesia seiring masuknya peradaban budanya Asing.
Seperti halnya di wilayah hukum Polsek wawotobi, setiap acara pesta pernikahan selalu diadakan acara lulo, hal ini membuktikan bahwa budaya Nasional Indonesia masih tetap utuh untuk dikembangkan dan dilestarikan.

Namun setiap acara lulo tersebut, pihak penyelenggara tetap memenuhi prosedur yaitu mendapatkan rekomondasi dari pemerintah setempat dan mendapatkan izin dari pihak Kepolisan untuk pelaksanaan acara tersebut.

Dalam acara pesta pernikahan anak dari sdr. Suparman yang menikah dengan salah seorang anggota Polri yaitu Briptu Rido, personel Polsek Wawotobi Bripka Aris Yulianto dan Bripka Wahyudi turut melaksanakan pengamanan.

Setelah selesai semua rangkaian acara pernikahan maka dilanjutkan dengan acara lulo umum, lulo umum ini adalah salah satu seni budaya suku Tolaki.

Sebelum dilaksanakan lulo umum Bripka Aris Yulianto menyempatkan waktu untuk memberikan himbauan kamtibmas terkait dengan pelaksanaan acara lulo agar tidak terjadi keributan yang dapt meresahkan masyarakat.

“ Mari kita melaksanakan acara lulo yang tertib dan tidak boileh ada yang pesta miras, narkoba, perkelahian, melempar, memalang warga yang lewat. Mari kita meriahkan acara ini dengan lulo umum, melalui acara ini berarti kita telah melesatrikan seni budaya Tolaki,”kata Bripka Aris Yulianto saat memberikan himbauan kamtibmas di tempat pesta pada, Rabu (2/10/2019) pukul 22.00 wita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here